HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH DI WILAYAH PESISIR PUSKESMAS BAROMBONG = THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHERS’ KNOWLEDGE OF OF STIMULATION AND THE DEVELOPMENT OF PRESCHOOL CHILDREN IN THE COASTAL AREA OF BAROMBONG COMMUNITY HEALTH CENTER


MUNIR, DEWI HAFSARI (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH DI WILAYAH PESISIR PUSKESMAS BAROMBONG = THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHERS’ KNOWLEDGE OF OF STIMULATION AND THE DEVELOPMENT OF PRESCHOOL CHILDREN IN THE COASTAL AREA OF BAROMBONG COMMUNITY HEALTH CENTER. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
R011221128-c4t1xMqOwG60Q9fd-20260115075032.jpeg

Download (69kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
R011221128-1-2.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
R011221128-dp.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
R011221128-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 December 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Dewi Hafsari Munir. R011221128. HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH DI WILAYAH PESISIR PUSKESMAS BAROMBONG, dibimbing oleh Dr. Karmila Sari, S.Kep., Ns., M.Kes Latar Belakang : Perkembangan anak prasekolah dipengaruhi oleh stimulasi yang diberikan orang tua, khususnya ibu sebagai pengasuh utama. Kurangnya pengetahuan tentang stimulasi dapat menyebabkan perkembangan anak tidak optimal, terutama pada wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses informasi dan kondisi sosial ekonomi rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan anak prasekolah di wilayah pesisir Puskesmas Barombong. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 200 ibu yang memiliki anak usia 3–6 tahun dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari kuesioner pengetahuan ibu tentang stimulasi dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) untuk menilai perkembangan anak. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi < 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu berada pada kategori cukup (54%), baik (31,5%), dan kurang (14,5%). Perkembangan anak prasekolah berada dalam kategori meragukan (50%), sesuai (49%), dan penyimpangan (1%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan anak. Ibu dengan pengetahuan baik cenderung memiliki anak dengan perkembangan yang sesuai dibandingkan ibu dengan pengetahuan kurang. Kesimpulan : Pengetahuan ibu tentang stimulasi memiliki hubungan signifikan dengan perkembangan anak prasekolah. Edukasi mengenai stimulasi perkembangan perlu ditingkatkan melalui kegiatan Posyandu, kelas ibu balita, dan program SDIDTK untuk mendukung perkembangan anak secara optimal di wilayah pesisir. Kata kunci: pengetahuan ibu, stimulasi, perkembangan anak, prasekolah, pesisir, Puskesmas Barombong. Sumber Literatur : Kepustakaan (2020-2025)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pengetahuan ibu, stimulasi, perkembangan anak, prasekolah, pesisir, Puskesmas Barombong.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Mar 2026 00:28
Last Modified: 10 Mar 2026 00:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54503

Actions (login required)

View Item
View Item