RAMBA, ALICIA KEZIA ZABRINA (2025) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK PASIEN DIABETES TIPE 2 DI KOTA MAKASSAR = THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT AND DIET ADHERENCE & PHYSICAL ACTIVITY AMONG PATIENTS WITH T2DM IN MAKASSAR CITY, INDONESIA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011221084-A6MPl1JXOpx2FUfZ-20260105135831.jpg
Download (417kB) | Preview
R011221084-1-2.pdf
Download (507kB)
R011221084-dp.pdf
Download (222kB)
R011221084-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 December 2027.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan tantangan kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan seperti Kota Makassar. Meskipun kepatuhan terhadap pengaturan diet dan aktivitas fisik sangat penting dalam pengelolaan DMT2, tingkat kepatuhan pasien masih tergolong rendah. Dukungan keluarga telah diidentifikasi sebagai salah satu faktor penting yang memengaruhi perilaku manajemen diri pada pasien DMT2. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet dan aktivitas fisik pada pasien DMT2 di Kota Makassar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) ini melibatkan 155 pasien DMT2 yang berasal dari empat puskesmas di Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen yang telah tervalidasi, yaitu Family Support Scale (FSS) oleh Nursalam (2017), Perceived Dietary Adherence Questionnaire (PDAQ), dan Short-International Physical Activity Questionnaire (IPAQ-SF). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan perhitungan jumlah sampel berdasarkan rumus Slovin. Analisis data meliputi analisis univariat (distribusi frekuensi) dan analisis bivariat (uji Chi-square) menggunakan SPSS versi 27 dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Penelitian yang dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia lanjut (>60 tahun) sebesar 51,0%, berjenis kelamin perempuan sebesar 66,5%, dan memiliki dukungan keluarga yang baik sebesar 52,9%. Kepatuhan diet yang tinggi ditemukan pada 74,2% responden, sementara 40,6% responden menunjukkan tingkat aktivitas fisik sedang. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet (p=0,001; p<0,05) serta antara dukungan keluarga dengan aktivitas fisik (p=0,027; p<0,05). Pada responden dengan dukungan keluarga yang baik, sebanyak 92,7% menunjukkan kepatuhan diet dan 33,3% melakukan aktivitas fisik tingkat sedang. Kesimpulan: Dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan diet dan aktivitas fisik pada pasien DMT2 di Kota Makassar. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis keluarga dalam program pengelolaan diabetes di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dukungan Keluarga, Kepatuhan Diet, Aktivitas Fisik, Diabetes Melitus Tipe 2 |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 00:39 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 00:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54469 |
