EL ULYA, BILJANAH BIELQYS (2025) Hubungan Antara Penggunaan Popok Terhadap Peningatan Risiko Kejadian Infeksi Saluran Kemih Pada Anak di RS Wahidin Sudirohusodo = The Relationship Between Diaper Use and the Risk of Urinary Tract Infections in Children at Wahidin Sudirohusodo Hospital. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221285-Cover.png
Download (787kB) | Preview
C011221285-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (1MB)
C011221285-dp(FILEminimizer).pdf
Download (269kB)
C011221285-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 June 2027.
Download (9MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK BILJANAH BIELQYS EL ULYA. Hubungan Antara Penggunaan Popok Terhadap Peningatan Risiko Kejadian Infeksi Saluran Kemih Pada Anak di RS Wahidin Sudirohusodo (dibimbing oleh Sulmiati). Latar Belakang. Infeksi Saluran Kemih (ISK) menduduki peringkat kedua penyakit infeksi tersering pada anak-anak menurut World Health Organization (WHO). Salah satu faktor risiko yang diduga berkontribusi terhadap peningkatan kejadian ISK pada anak adalah penggunaan popok. Penggunaan popok yang tidak tepat dapat menciptakan lingkungan lembap yang mendukung proliferasi bakteri dan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi melalui mekanisme ascending yang akan memicu terjadinya ISK. Tujuan. Mengidentifikasi hubungan antara penggunaan popok terhadap peningkatan risiko kejadian Infeksi Saluran Kemih pada anak di RS Wahidin Sudirohusodo. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dimana data primer didapatkan melalui wawancara dengan wali pasien. Sampel sebanyak 60 orang pasien anak yang menggunakan popok, dengan atau tanpa ISK yang dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Hasil. Mayoritas pasien ISK anak berada pada kelompok risiko tinggi terhadap ISK dalam hal lama penggunaan popok dan frekuensi ganti popok, yaitu masing-masing sebesar 83.3% dan 93.3%. Sehingga dari kedua aspek variabel diperoleh p-value <0.001 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara penggunaan popok dengan kejadian ISK pada anak. Kesimpulan. Waktu penggunaan popok yang lama (Lebih dari 2 tahun) pada anak-anak memiliki risiko mengalami ISK. Dan anak yang jarang diganti popoknya (Kurang dari 8 kali dalam sehari) memiliki risiko mengalami ISK yang lebih tinggi dibandingkan pada anak yang sering diganti popoknya (Lebih dari atau sama dengan 8x dalam sehari).
Keyword : Infeksi Saluran Kemih, Anak, Popok, Risiko Infeksi, Mekanisme Ascending.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Urinary Tract Infection, Children, Diapers, Infection Risk, Ascending Mechanism. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 00:23 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 00:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54296 |
