HIDAYAH, NAJWA NUR (2025) HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI AKADEMIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENJELANG UJIAN BLOK PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN ANGKATAN 2022 = THE RELATIONSHIP BETWEEN ACADEMIC RESILIENCE AND ANXIETY LEVELS BEFORE BLOCK EXAMS AMONG MEDICAL STUDENTS OF HASANUDDIN UNIVERSITY CLASS OF 2022. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221270-Cover.jpeg
Download (543kB) | Preview
C011221270-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (293kB)
C011221270-dp(FILEminimizer).pdf
Download (175kB)
C011221270-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Mahasiswa kedokteran menghadapi tuntutan akademik yang intensif sehingga rentan mengalami kecemasan menjelang ujian blok. Resiliensi akademik berperan sebagai factor protektif yang dapat membantu mahasiswa beradaptasi terhadap tekanan tersebut. Namun, belum banyak penelitian yang secara khusus meninjau hubungan antara resiliensi akademik dan kecemasan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2022. Tujuan. Mengetahui hubungan antara resiliensi akademik dengan tingkat kecemasan menjelang ujian blok pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2022. Metode. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 245 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Academic Resilience Scale (ARS) dan Test Anxiety Inventory (TAI). Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, serta uji korelasi Spearman’s rho dengan tingkat signifikansi α ≤ 0,05. Hasil. Nilai rata-rata resiliensi akademik adalah 87,44 ± 9,76 dan mayoritas responden berada pada kategori sedang (96,7%). Tingkat kecemasan memiliki rata-rata 39,82 ± 10,62 dengan mayoritas berada pada kategori sedang (54,3%). Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan arah negatif antara resiliensi akademik dan tingkat kecemasan (r = –0,400; p = 0,000). Kesimpulan. Terdapat hubungan signifikan dengan arah negatif antara resiliensi akademik dan tingkat kecemasan menjelang ujian blok. Mahasiswa dengan resiliensi akademik lebih tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan lebih rendah.
Keyword : ketahanan akademik; tekanan evaluatif; stress performa; mahasiswa kedokteran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Academic persistence; evaluative pressure; performance stress; medical learners. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 05:53 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 05:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54293 |
