Pengaruh Anemia pada Ibu Hamil terhadap Hasil Luaran Bayi di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Fatimah pada Tahun 2024 = The Effect of Maternal Anemia on Neonatal Outcomes at Siti Fatimah Mother and Child Hospital in 2024


NURHALIZA, SYIFANIA (2025) Pengaruh Anemia pada Ibu Hamil terhadap Hasil Luaran Bayi di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Fatimah pada Tahun 2024 = The Effect of Maternal Anemia on Neonatal Outcomes at Siti Fatimah Mother and Child Hospital in 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011221264-Cover.jpg

Download (332kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C011221264-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (264kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C011221264-dp(FILEminimizer).pdf

Download (154kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011221264-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dan berpotensi memengaruhi hasil luaran bayi, seperti berat lahir rendah (BBLR), persalinan prematur, dan asfiksia neonatus. Namun, bukti ilmiah menunjukkan hasil yang bervariasi sehingga perlu dikaji lebih lanjut di berbagai populasi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh anemia pada ibu hamil terhadap hasil luaran bayi yang meliputi BBLR, usia kelahiran, dan asfiksia neonatus di RSIA Siti Fatimah tahun 2024. Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis ibu hamil di RSIA Siti Fatimah periode Januari–Desember 2024. Sampel berjumlah 69 ibu hamil dengan anemia dan 69 kontrol tanpa anemia (rasio 1:1). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil. Mayoritas sampel mengalami anemia ringan (79,7%). Tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok anemia dan kontrol terhadap kejadian BBLR (5,8% vs 4,3%; p=0,698), kelahiran prematur (13,0% vs 17,4%; p=0,477), maupun asfiksia neonatus (4,3% vs 4,3%; p=1,000). Derajat anemia juga tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan hasil luaran bayi. Kesimpulan. Anemia pada ibu hamil dalam penelitian ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian BBLR, kelahiran prematur, maupun asfiksia neonatus. Meskipun demikian, pencegahan dan penanganan anemia tetap penting untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi.

Keyword : anemia; kehamilan; BBLR; prematur; asfiksia neonatus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Anemia; pregnancy; low birth weight; preterm birth; neonatal asphyxia.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 03 Mar 2026 05:56
Last Modified: 03 Mar 2026 05:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54291

Actions (login required)

View Item
View Item