HIDAYAH, BASO RAHMAT (2025) PENGARUH SHALAT TERHADAP AKTIVITAS SISTEM SARAF OTONOM MENGGUNAKAN ANALISIS HEART RATE VARIABILITY (HRV) PADA REMAJA PONDOK PESANTREN = THE EFFECT OF PRAYER ON AUTONOMOUS NERVOUS SYSTEM ACTIVITY USING HEART RATE VARIABILITY (HRV) ANALYSIS IN BOARDING SCHOOL ADOLESCENTS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221234-Cover.png
Download (515kB) | Preview
C011221234-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (326kB)
C011221234-dp(FILEminimizer).pdf
Download (210kB)
C011221234-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Autonomic nervous system (ANS) berperan dalam mengatur fisiologis tubuh melalui keseimbangan aktivitas simpatis dan parasimpatis. heart rate variability (HRV) merupakan salah satu parameter non-invasif yang dapat menggambarkan aktivitas ANS. Shalat sebagai aktivitas ibadah yang melibatkan gerakan tubuh, pengaturan napas, dan fokus mental, diduga dapat memberikan efek modulasi terhadap fungsi otonom. Tujuan. Untuk mengetahui pengaruh shalat terhadap aktivitas sistem saraf otonom menggunakan analisis heart rate variability (HRV). Metode. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan jumlah sampel 32 orang santri remaja yang memenuhi kriteria inklusi. HRV direkam menggunakan Polar H10 sebelum dan sesudah pelaksanaan shalat selama 5 menit dalam posisi duduk tenang. Parameter HRV yang dianalisis meliputi low frequency (LF), high frequency (HF), normalized unit low frequency (nuLF), normalized unit high frequency (nuHF), dan rasio LF/HF. Analisis statistik dilakukan menggunakan paired t-test untuk data berdistribusi normal dan uji Wilcoxon untuk data tidak terdistribusi normal. Hasil Penelitian. Terdapat peningkatan signifikan pada parameter LF (p = 0,000), HF (p = 0,000), dan nuHF (p = 0,000) setelah shalat. dan terjadi penurunan signifikan pada parameter nuLF (p = 0,000) serta rasio LF/HF (p = 0,000). Perubahan ini menunjukkan peningkatan aktivitas parasimpatis disertai penurunan dominasi simpatis setelah pelaksanaan shalat. Kesimpulan. Shalat mempengaruhi sistem saraf otonom dengan meningkatkan aktivitas parasimpatis dan menurunkan aktivitas simpatis berdasarkan analisis HRV.
Kata Kunci: Shalat, Heart Rate Variability, Sistem Saraf Otonom, Parasimpatis, Simpatis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Prayer, Heart Rate Variability, Autonomic Nervous System, Parasympathetic, Sympathetic. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 03:12 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54277 |
