FATIN, ATHIFAH (2025) Analisis Tingkat Kesadaran Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2023 Terhadap Resistensi Antimikroba dan Hubungannya Dengan Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep = Analysis Of Awareness Levels Among Medical Students Of Hasanuddin University Class Of 2023 Regarding Antimicrobial Resistance and Its Relationship With Non-Prescription Antibiotic Use. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221196-Cover.jpg
Download (494kB) | Preview
C011221196-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (217kB)
C011221196-dp(FILEminimizer).pdf
Download (198kB)
C011221196-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 26 November 2027.
Download (809kB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Athifah Fatin Analisis Tingkat Kesadaran Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2023 Terhadap Resistensi Antimikroba dan Hubungannya Dengan Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep (dibimbing oleh: Dr. dr. Yanti Leman, M.Kes., SP.DVE Latar Belakang: Resistensi antimikroba (AMR) merupakan ancaman global yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan, kematian, dan beban ekonomi akibat infeksi yang sulit ditangani. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya AMR adalah penggunaan antibiotik tanpa resep. Mahasiswa kedokteran, sebagai calon tenaga medis, diharapkan memiliki tingkat kesadaran yang baik mengenai resistensi antimikroba dan penggunaan antibiotik yang rasional. Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa 52,4% mahasiswa pernah menggunakan antibiotik tanpa resep, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami tingkat kesadaran dan perilaku tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2023 terhadap resistensi antimikroba serta hubungannya dengan perilaku penggunaan antibiotik tanpa resep Motode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 84 mahasiswa FK Unhas Angkatan 2023 yang memenuhi kriteria inklusi, dipilih menggunakan metode volunteer sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang menilai tingkat kesadaran tentang resistensi antimikroba (pengetahuan, sikap, dan pemahaman) serta perilaku penggunaan antibiotik tanpa resep. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kesadaran tinggi (61,90%), sementara 38,10% berada pada kategori sedang. Namun demikian, perilaku penggunaan antibiotik tanpa resep masih belum sepenuhnya rasional, dengan 51,19% responden menunjukkan perilaku kurang tepat. Uji chi-square menghasilkan nilai p = 0,012 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kesadaran dan perilaku penggunaan antibiotik tanpa resep pada mahasiswa (p < 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki tingkat kesadaran yang baik mengenai resistensi antimikroba, hal tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku penggunaan antibiotik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk mendorong perubahan perilaku yang lebih rasional dalam penggunaan antibiotik. Kata Kunci: Resistensi Antimikroba, Antibiotik Tanpa Resep, Kesadaran, Perilaku, Mahasiswa Kedokteran.
Keyword : Resistensi Antimikroba, Antibiotik Tanpa Resep, Kesadaran, Perilaku, Mahasiswa Kedokteran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antimicrobial resistance, non-prescription antibiotics, awareness, behavior, medical students. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 01:26 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 01:26 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54263 |
