Hubungan Total Lymphocyte Count dan Luas Lesi Tuberkulosis Paru pada Pasien Tuberkulosis Paru di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo = The Relationship Between Total Lymphocyte Count and The Extent of Pulmonary Tuberculosis Lesions in Pulmonary Tuberculosis Patients at Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital


RIEUWPASSA, CINTA CHARLOTTE (2025) Hubungan Total Lymphocyte Count dan Luas Lesi Tuberkulosis Paru pada Pasien Tuberkulosis Paru di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo = The Relationship Between Total Lymphocyte Count and The Extent of Pulmonary Tuberculosis Lesions in Pulmonary Tuberculosis Patients at Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of C011221177]
Preview
Image (C011221177)
C011221177-Cover.jpg

Download (529kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C011221177-1-2.pdf

Download (659kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C011221177-dp(FILEminimizer).pdf

Download (421kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011221177-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 2 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Salah satu penyakit infeksi yang sangat banyak kasusnya baik di dunia maupun di Indonesia dan salah satu penyebab utama kematian dari agen infeksius adalah Tuberkulosis. Tingkat keparahan TB dapat ditentukan melalui luas lesi TB pada x-ray toraks, sementara status imun pasien tercermin dari total lymphocyte count (TLC). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara TLC dan luas lesi tuberkulosis paru. Tujuan: Mengetahui hubungan total lymphocyte count dengan luas lesi tuberkulosis pada pasien tuberkulosis paru di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis univariat dilakukan untuk melihat distribusi frekuensi total lymphocyte count pada variabel independen dan untuk melihat distribusi frekuensi luas lesi tuberkulosis serta untuk melihat distribusi umur dan jenis kelamin pada pasien TB paru. Analisis bivariat dilakukan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat dengan menggunakan uji Spearman Rank menggunakan program SPSS. Data diambil dari data rekam medis pasien tuberkulosis paru yang rawat inap di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo periode Januari – Desember 2024 yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Hasil: Dari 51 pasien, 35 (68,6%) berjenis kelamin laki-laki dan 16 (31,4%) perempuan. Berdasarkan kelompok umur, terdapat 12 pasien manula, 11 pasien lansia awal, 9 pasien lansia akhir, 10 pasien dewasa akhir, 6 pasien dewasa awal, dan 3 pasien remaja akhir. Lesi paru berat ditemukan pada 43 pasien (84,3%) sedangkan 8 pasien (15,7%) memiliki lesi paru tidak berat. Sebanyak 36 pasien (70,6%) memiliki TLC normal, sementara 15 pasien (29,4%) mengalami limfositopenia. Uji Spearman menunjukkan adanya korelasi negatif bermakna antara TLC dan luas lesi tuberkulosis paru (r= -0,278; p = 0,048). Kesimpulan: Semakin rendah jumlah limfosit, maka cenderung semakin luas lesi paru akibat TB. Sebaliknya, semakin tinggi jumlah limfosit maka cenderung semakin kecil luas lesi paru akibat TB.

Keyword : Total lymphocyte count, tuberkulosis paru, luas lesi paru, imunitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Total lymphocyte count, pulmonary tuberculosis, lung lesion extent, immunity.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 03 Mar 2026 00:47
Last Modified: 03 Mar 2026 00:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54255

Actions (login required)

View Item
View Item