WIJAYA, FERDY (2025) Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Gawai Elektronik dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin = The Relationship Between the Intensity of Electronic Device Use and the Incidence of Carpal Tunnel Syndrome in Students of the Faculty of Medicine, Hasanuddin University. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221042-Cover.png
Download (539kB) | Preview
C011221042-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (89kB)
C011221042-dp(FILEminimizer).pdf
Download (47kB)
C011221042-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 2 December 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Penggunaan gawai elektronik yang intensif telah menjadi karakteristik dominan mahasiswa Fakultas Kedokteran akibat tuntutan kurikulum yang resource-intensive. Intensitas penggunaan yang tinggi dan berkepanjangan memicu stres mekanis berulang pada pergelangan tangan, yang merupakan faktor risiko utama timbulnya Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan gawai elektronik dengan kejadian CTS pada mahasiswa. Tujuan. Mengetahui dan menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan gawai elektronik dengan kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian adalah 640 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis bivariat menggunakan Uji Korelasi Spearman’s Rho. Hasil. Mayoritas responden (57.19%) memiliki intensitas penggunaan gawai tinggi. Distribusi CTS didominasi oleh tingkat keparahan rendah/asimtomatik (49.84%), dengan gejala paling sering adalah kesemutan pada lengan tangan (51.40%). Uji Spearman’s Rho menunjukkan hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan gawai elektronik dengan kejadian CTS (p = 0.003; p < 0.05). Namun, koefisien korelasi yang diperoleh adalah r = -0.117, menunjukkan hubungan yang lemah dan negatif. Kesimpulan. Mayoritas mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (57,19%) menggunakan gawai elektronik pada intensitas tinggi. Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) yang ditemukan umumnya berada pada derajat keparahan rendah (asimtomatik) dan didominasi oleh gejala kesemutan pada lengan tangan (51,40%). Meskipun demikian, penelitian ini menemukan hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan gawai dengan kejadian CTS, namun korelasi yang teridentifikasi tergolong lemah dan negatif.
Keyword : Intensitas Gawai Elektronik, Carpal Tunnel Syndrome, Mahasiswa Kedokteran, Ergonomi, Parastesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Electronic Device Intensity, Carpal Tunnel Syndrome (CTS), Medical Students, Ergonomics, Paresthesia. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 05:48 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 05:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54207 |
