MAXWELL, RICHARD (2025) Analisis Implementasi Audit Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi pada Proyek Konstruksi Gedung =Analysis of Construction Safety Management System Audit Implementation in Building Construction Projects. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D011201104-SKRIPSI-COVER.jpg
Download (316kB) | Preview
D011201104-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (1MB)
D011201104-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (17kB)
D011201104-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 February 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Sektor konstruksi memberikan kontribusi cukup besar dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia. Hal ini terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar 9,92% pada tahun 2023. Sektor Konstruksi menjadi sektor ke-5 terbesar setelah Industri Pengolahan (18,67%), Perdagangan (12,94%), Pertanian (12,53%), dan Pertambangan (10,52%).Namun, selama proyek dalam sektor konstruksi berjalan akan selalu ada risiko di setiap proses pekerjaannya. Hal ini yang disayangkan dalam sektor konstruksi karena sektor ini merupakan salah satu penyumbang angka kecelakaan kerja yang tertinggi dibandingkan dengan sektor lainnya. Situasi ini muncul karena kurang maksimal dalam perencanaan serta pelaksanaan dari SMKK. Pemerintah Indonesia melalui menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mengeluarkan peraturan Nomor 10 Tahun 2021 tentang pedoman sistem manajemen keselamatan konstruksi. Audit sistem manajemen konstruksi merupakan salah satu elemen penting dalam mengukur dan mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi di proyek konstruksi. Sayangnya, audit sistem manajemen konstruksi yang ada saat ini masih bersifat belum diterapkan menyeluruh di setiap tahapan. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis elemen utama dan indikator yang berpengaruh pada pengembangan audit sistem manajemen konstruksi khususnya pada proyek gedung dari perspektif pengguna jasa. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan studi literatur dan survei kuesioner. Data dianalisis dengan Structural Equation Modeling Partial Least Squares menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian diperoleh 17 indikator yang terbagi dalam 3 Variabel utama meliputi (X1) Tahap Perencanaan, (X2) Tahap Pelaksanaan, ( X3) Tahap Serah Terima Pekerjaan. Dari hasil analisis diperoleh hasil ( X3) Tahap Serah Terima Pekerjaan. Berpengaruh sebesar 21.02%.Temuan ini menunjukkan bahwa pada Tahap Serah Terima Pekerjaan telah diterapkan dengan baik dan berpengaruh positif dalam peningkatan kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi. Sementara (X1) Tahap Perencanaan berpengaruh begatif senilai 35.59% dan (X2) berpengaruh negatif senilai 26.09%.Temuan ini menunjukkan bahwa pada Tahap Perencanaan dan Pelaksanaan tersebut masih berpengaruh negatif atau masih menunjukkan tren menurun penerapannya dalam peningkatan kinerja sistem manajemen keselamatan konstruksi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Audit Keselamatan Konstruksi, Gedung, Pengguna Jasa |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 05:53 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 05:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54174 |
