A’JARANG : Kajian Etnografi Simbolik Pacuan Kuda Di Desa Kampala Kabupaten Jeneponto = A’JARANG: An Ethnographic Study of Symbol of Identity among the Turatea People in Kampala Village, Jeneponto Regency


ALIK, OCTAVIANI (2026) A’JARANG : Kajian Etnografi Simbolik Pacuan Kuda Di Desa Kampala Kabupaten Jeneponto = A’JARANG: An Ethnographic Study of Symbol of Identity among the Turatea People in Kampala Village, Jeneponto Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E071211030-Cover.jpg

Download (424kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E071211030-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (791kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E071211030-dp(FILEminimizer).pdf

Download (204kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E071211030-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 24 February 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Tradisi A’jarang merupakan salah satu praktik budaya yang sangat digemari oleh masyarakat Turatea. Tradisi ini tidak hanya melibatkan warga lokal, tetapi juga menarik partisipasi berbagai pihak seperti pemilik kuda, penunggang, pelatih, hingga pengunjung dari luar desa sehingga diperlukan kajian etnografi untuk menerangkan mengenai tradisi ini. Peneltian ini bertujuan untuk menggali mengenai sejarah, praktik, makna hingga faktor-faktor apa saja yang menjadikan tradisi ini tetap bertahan ditengah arus globalisasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada mulanya tradisi A’jarang menunjukkan kedudukan sosial seseorang sehingga pelaksananya hanya dilakukan oleh kaum-kaum elit kerajaan. Namun perkembangan zaman menjadikan tradisi ini bukan hanya dilakukan kaum bangsawan tetapi melibatkan masyarakat Turatea secara umum. Dalam pelaksanaanya tradisi ini dapat dijalankan secara tradisi(rutin mingguan) maupun secara event atau perlombaan. Secara tradisi, kegiatannya tidak terikat pada aturan dan kelas tertentu, sedangkan secara perlombaan atau tradisi melibatkan panitia dan aturan khusus. Dalam trasidi ini terdapat nilai yang menjadikan tradisi ini tetap bertahan hingga saat ini yaitu nilai keberanian, ketekunan, solidaritas dan kehormatan menjadi landasan dari praktik A’jarang masyarakat Turatea.

Keyword : Etnografi, Kuda, A’jarang, Makna, Masyarakat Turatea.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ethnography, Horse, A’jarang, Meaning, Turatea Community.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Feb 2026 05:42
Last Modified: 27 Feb 2026 05:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54166

Actions (login required)

View Item
View Item