EKAWATI, DIAN RESKY (2025) HUBUNGAN KUALITAS DIET DAN KUALITAS TIDUR DENGAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN TAKALA = THE RELATIONSHIP OF DIET QUALITY AND SLEEP QUALITY WITH ANEMIA AMONG ADOLESCENT GIRLS IN TAKALAR REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K042232017-kCwUKLiI7uHJ8r2s-20260115155644.jpg
Download (446kB) | Preview
K042232017-1-2.pdf
Download (650kB)
K042232017-dp.pdf
Download (310kB)
K042232017-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 December 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Remaja putri merupakan kelompok dengan kerentanan gizi tinggi, terutama di daerah pesisir yang memiliki akses terbatas terhadap pangan beragam dan layanan kesehatan. Kondisi seperti anemia, kualitas diet rendah, dan gangguan tidur dapat menghambat pertumbuhan, prestasi akademik, dan kesehatan reproduksi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan kualitas diet dan tidur dengan anemia pada remaja putri di Kabupaten Takalar. Metode. Desain penelitian ini adalah cross-sectional yang dilakukan pada Januari 2025 terhadap 159 remaja putri di wilayah pesisir. Kadar hemoglobin diukur menggunakan Hemocue 301. Kualitas diet dinilai menggunakan Diet Quality Index for Adolescents (DQI-A) berdasarkan data food recall 2×24 jam, dan kualitas tidur diukur menggunakan Sleep Quality Scale (SQS) yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan dilanjutkan dengan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Mann-Whitney U. Hasil. Prevalensi anemia sebesar 42,8%. Kualitas diet kurang baik (≤44,4 skor DQI-A) sebesar 46,5% serta komponen DQI-A terendah adalah Dietary Quality (5,95). Sebagian besar (73,0%) remaja putri mengonsumsi <50% porsi harian yang direkomendasikan. Rata-rata asupan energi, protein, zat besi, folat, dan vitamin C jauh di bawah angka kecukupan gizi, menunjukkan ketidakcukupan zat gizi yang signifikan. Kualitas tidur baik sebesar 89,3%, dengan komponen SQS terendah berupa kesulitan memulai tidur. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kualitas diet maupun kualitas tidur dengan kejadian anemia (p > 0,05). Kesimpulan. Kualitas diet dan kualitas tidur tidak berhubungan signifikan dengan anemia pada remaja putri. Namun, diperlukan program gizi yang lebih dekat dengan remaja, seperti edukasi gizi interaktif di sekolah, penyediaan pangan bergizi yang terjangkau, dan penguatan layanan kesehatan remaja di daerah pesisir untuk pencegahan anemia.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, remaja putri, kualitas diet, kualitas tidur, daerah pesisir |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 01:36 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 01:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54139 |
