PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP KECELAKAAN KERJA DENGAN UNSAFE ACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PEKERJA PT. INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR = THE INFLUENCE OF INTERNAL AND EXTERNAL FACTORS ON WORKPLACE ACCIDENTS WITH UNSAFE ACTION AS AN INTERVENING VARIABLE AMONG WORKERS OF PT. INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR


FARADIBA, ZAYNA AULIA (2026) PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP KECELAKAAN KERJA DENGAN UNSAFE ACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PEKERJA PT. INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR = THE INFLUENCE OF INTERNAL AND EXTERNAL FACTORS ON WORKPLACE ACCIDENTS WITH UNSAFE ACTION AS AN INTERVENING VARIABLE AMONG WORKERS OF PT. INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K032232020-8OGCQ5eANUgTkmtK-20260121003457.jpg

Download (572kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K032232020-1-2.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K032232020-dp.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K032232020-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan serius di industri perkapalan yang memiliki tingkat risiko tinggi akibat lingkungan kerja yang kompleks, penggunaan peralatan berat, dan pekerjaan di ketinggian. Salah satu penyebab utama kecelakaan kerja adalah unsafe action (tindakan tidak aman) yang dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal pekerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal (sikap kerja, pengetahuan K3, motivasi, masa kerja) dan faktor eksternal (pengawasan, penggunaan Alat Pelindung Diri/APD, pelatihan) terhadap kecelakaan kerja dengan unsafe action sebagai variabel intervening pada pekerja PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 121 responden yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan uji bivariat dan multivariat dengan model Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) untuk mengidentifikasi hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan K3 (p = 0,041), pengawasan (p = 0,021), penggunaan APD (p = 0,042), dan unsafe action (p = 0,018) berpengaruh signifikan langsung terhadap kecelakaan kerja. Pengetahuan K3, penggunaan APD, pelatihan (p = 0,025), dan masa kerja (p = 0,016) berpengaruh signifikan terhadap kecelakaan kerja melalui unsafe action. Sementara itu, sikap kerja dan motivasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kecelakaan kerja baik secara langsung maupun melalui unsafe action. Kesimpulan: faktor internal dan eksternal tertentu, khususnya pengetahuan K3, pengawasan, penggunaan APD, pelatihan, dan masa kerja, berperan dalam memengaruhi kecelakaan kerja, baik secara langsung maupun melalui unsafe action. Rekomendasi yang diajukan mencakup penguatan budaya K3 melalui pelatihan berbasis risiko, peningkatan pengawasan partisipatif, serta penegakan disiplin penggunaan APD di seluruh lini pekerjaan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: kecelakaan kerja, unsafe action, faktor internal, faktor eksternal
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Feb 2026 01:01
Last Modified: 27 Feb 2026 01:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54131

Actions (login required)

View Item
View Item