Pengalaman diskriminasi perempuan tuna netra : studi fenomenologi pada anggota himpunan wanita disabilitas indonesia (HWDI) Kabupaten Polewali Mandar = Experiences of Discrimination among Blind Women: A Phenomenological Study of Members of the Indonesian Women with Disabilities Association in Polewali Mandar Regency


DAMRAN, AYYUB (2026) Pengalaman diskriminasi perempuan tuna netra : studi fenomenologi pada anggota himpunan wanita disabilitas indonesia (HWDI) Kabupaten Polewali Mandar = Experiences of Discrimination among Blind Women: A Phenomenological Study of Members of the Indonesian Women with Disabilities Association in Polewali Mandar Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E032232014-Cover.jpeg

Download (59kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E032232014-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (637kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E032232014-dp(FILEminimizer).pdf

Download (292kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E032232014-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

AYYUB DAMRAN, Pengalaman Diskriminasi Perempuan Tuna Netra : Studi Fenomenologi Pada Anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Kabupaten Polewali Mandar (Dibimbing oleh Dwia Aries Tina Pulubuhu dan Nuvida Raf) Diskriminasi terhadap perempuan tunanetra masih menjadi hambatan utama bagi partisipasi mereka dalam keluarga, masyarakat, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengal aman diskriminasi sekaligus memahami cara mereka memaknai dan meresponnya. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen terhadap delapan anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Cabang Polewali Mandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi dialami dalam ranah keluarga, sosial, dan ekonomi. Mulai dari tidak disekolahkan, pengucilan dalam kegiatan sosial, hingga eksploitasi ekonomi. Perempuan tunanetra memaknai diskriminasi sebagai being invisible (tidak diakui) dan being devalued (diremehkan) namun meresponnya melalui refleksi diri, penguatan spiritualitas, peningkatan keterampilan, serta keterlibatan dalam komunitas HWDI yang memperkuat identitas dan posisi tawar mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diskriminasi merupakan proses sosial yang membentuk kesadaran diri sekaligus mendorong lahirnya strategi adaptasi baik individu maupun kolektif. Temuan ini merekomendasikan kebijakan inklusif dan program pemberdayaan berbasis pengalaman perempuan tunanetra untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan partisipatif.

Kata kunci: perempuan tunanetra, diskriminasi, fenomenologi, pemaknaan, strategi adaptasi, inklusi sosial.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Blind women, discrimination, phenomenology, meaning-making, adaptive strategies, social inclusion.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 26 Feb 2026 01:48
Last Modified: 26 Feb 2026 01:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54081

Actions (login required)

View Item
View Item