SABILA, ALIFIAH (2026) HUBUNGAN BANJIR DENGAN PERSONAL HYGIENE MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI SMAN 19 MAKASSAR = THE RELATIONSHIP BETWEEN FLOODING AND MENSTRUAL PERSONAL HYGIENE AMONG FEMALE TEENAGERS AT SMAN 19 MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221092-sPM0fmc7XJd3SbYB-20260120184706.jpg
Download (360kB) | Preview
K011221092-dp.pdf
Download (174kB)
K011221092-1-2.pdf
Download (798kB)
K011221092-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
ALIFIAH SABILA. Hubungan Banjir Dengan Personal Hygiene Menstruasi Pada Remaja Putri SMAN 19 Makassar (dibimbing oleh Sudirman Nasir,S.Ked.,MWH.,Ph.D.) Latar Belakang. Banjir merupakan salah satu bencana alam hidrometeorologi yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan reproduksi remaja putri. Kondisi lingkungan yang terganggu akibat banjir, seperti terbatasnya akses air bersih dan fasilitas sanitasi, berpotensi menurunkan praktik personal hygiene menstruasi. Personal hygiene yang buruk dapat meningkatkan risiko infeksi saluran reproduksi dan gangguan kesehatan lainnya. Tujuan. Untuk mengetahui hubungan antara banjir dengan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di SMAN 19 Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 165 responden yang merupakan siswi kelas XI dan XII SMAN 19 Makassar, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling sehingga setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk menjadi responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan personal hygiene menstruasi (p = 0,038). Namun, tidak terdapat hubungan antara sikap (p = 1,000), ketersediaan air bersih (p = 0,430), serta paparan banjir di sekolah (p = 0,778) dengan personal hygiene menstruasi. Mayoritas responden tetap memiliki personal hygiene menstruasi kategori tinggi meskipun mengalami kondisi banjir. Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara banjir dengan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di SMAN 19 Makassar. Sebaliknya, tingkat pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan personal hygiene menstruasi, yang menunjukkan bahwa faktor kognitif berperan lebih dominan dibandingkan kondisi lingkungan akibat banjir. Temuan ini mengindikasikan bahwa remaja putri mampu mempertahankan praktik kebersihan menstruasi yang baik meskipun berada dalam kondisi terdampak banjir. Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan reproduksi remaja serta pemeliharaan fasilitas sanitasi sekolah tetap diperlukan untuk mendukung perilaku hygiene menstruasi yang optimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | banjir, personal hygiene menstruasi, pengetahuan, remaja putri, air bersih |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 01:15 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 01:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54070 |
