Pemetaan Densitas Larva Aedes sp. Berdasarkan Faktor Lingkungan Fisik, Kimia, dan Perilaku di Wilayah Kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar = Mapping of Aedes sp. Larval Density Based on Physical, Chemical, and Behavioral Environmental Factors in the Working Area of Paccerakkang Public Health Center, Makassar City


PAYUNG, VIRGINIA RANDANAN TARUK (2025) Pemetaan Densitas Larva Aedes sp. Berdasarkan Faktor Lingkungan Fisik, Kimia, dan Perilaku di Wilayah Kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar = Mapping of Aedes sp. Larval Density Based on Physical, Chemical, and Behavioral Environmental Factors in the Working Area of Paccerakkang Public Health Center, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K011211182-YMVvdbntQqfOLxRA-20260119100744.jpg

Download (314kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011211182-1-2.pdf

Download (431kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011211182-dp.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K011211182-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 December 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Keberadaan larva nyamuk dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat, termasuk suhu air, kelembapan udara, pH, salinitas, serta tingkat pengetahuan dan tindakan terhadap upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran densitas larva pada kontainer berdasarkan faktor lingkungan fisik (suhu dan kelembapan udara), faktor kimia (pH dan salinitas air), serta faktor perilaku (pengetahuan dan tindakan PSN 3M Plus) di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional. Sampel terdiri dari 121 rumah responden yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Data diperoleh melalui survei lapangan, pemeriksaan jentik, serta pengukuran faktor lingkungan fisik dan kimia. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44,6% rumah responden positif ditemukan larva Aedes sp.. Suhu air dan kelembapan udara sebagian besar berada pada kategori potensial bagi perkembangan larva, masing-masing sebesar 93,4% dan 77,7%. Nilai pH air sebagian besar termasuk kategori tidak potensial (59,5%), sedangkan salinitas air umumnya berada pada kategori potensial (98,3%). Selain itu, sebagian besar responden memiliki pengetahuan (72,7%) dan tindakan PSN (54,5%) yang tergolong baik, dengan densitas larva rendah (DF ≤ 5). Faktor lingkungan fisik dan kimia serta perilaku masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang berkontribusi terhadap densitas larva Aedes sp.. Upaya pengendalian jentik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan peran masyarakat dalam kegiatan PSN 3M Plus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: DBD, aedes aegypti, densitas larva, faktor lingkungan, PSN 3M plus
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Feb 2026 00:48
Last Modified: 26 Feb 2026 00:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54063

Actions (login required)

View Item
View Item