Penggunaan ekstrak daun mengkudu, pepaya, dan sirih dengan penambahan edible coating pati singkong sebagai penolak oviposisi lalat buah pada tanaman cabai = Using noni, papaya, and betel leaf extracts with the addition of cassava starch edible coating as a repellent against fruit fly oviposition on chili plants


HARIS, ANDI YASAMINAH (2025) Penggunaan ekstrak daun mengkudu, pepaya, dan sirih dengan penambahan edible coating pati singkong sebagai penolak oviposisi lalat buah pada tanaman cabai = Using noni, papaya, and betel leaf extracts with the addition of cassava starch edible coating as a repellent against fruit fly oviposition on chili plants. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
G061211002-Clnb2feBEt5jTr0J-20251204091048.png

Download (111kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G061211002-1-2.pdf

Download (572kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G061211002-dp.pdf

Download (536kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G061211002-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 December 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Pendahuluan. Hama penting dalam pertanian yang dapat menyerang tanaman cabai yaitu lalat buah (Diptera: Tephritidae). Dengan ovipositor, imago lalat buah menusuk dan meletakkan telur pada buah cabai. Pada penelitian ini, menggunakan tiga jenis ekstrak tanaman mengkudu, papaya, dan sirih yang mengandung senyawa repellent dan penambahan edible coating pati singkong agar memberikan perlindungan secara fisik dan kimia terhadap tanaman cabai. Tujuan. Penelitian bertujuan untuk mengamati kemampuan oviposisi lalat buah Bactrocera dorsalis yakni jumlah telur yang diletakkan dan jumlah tusukan ovipositor lalat buah betina. Metode. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial dua faktor dengan rancangan acak lengkap, faktor 1 jenis ekstrak tanaman: ekstrak daun mengkudu (A), ekstrak daun tanaman pepaya (B), dan ekstrak daun tanaman sirih (C) dan faktor 2 rasio edible coating: 1:1 (X),1:2 (Y), dan 1:3 (Z) terhadap serangga uji lalat buah dan buah cabai yang telah matang. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam dan uji lanjut Duncan 5%, menggunakan software SPSS versi 25. Hasil. Jenis perlakuan yang memberikan hasil terbaik adalah kombinasi ekstrak tanaman mengkudu dengan rasio edible coating 1:2 menghasilkan 28,33 rata-rata jumlah telur dan 2,33 rata-rata jumlah tusukan. Kesimpulan. Kombinasi jenis ekstrak dan mengkudu dengan rasio edible coating terbaik pada rasio 1:2.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bactrocera dorsalis; jumlah telur; jumlah tusukan; ovipositor; rasio;Tephritidae
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Proteksi Tanaman
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:48
Last Modified: 25 Feb 2026 02:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54042

Actions (login required)

View Item
View Item