Identifikasi Jamur Patogen Penyebab Penyakit Gugur Daun Pada Tanaman Karet Hevea brasiliensis dan Eksplorasi Bakteri Potensial Biokontrol Berdasarkan Analisis Metagenomik = Identification of Fungal Pathogens Causing Leaf Fall Disease in Rubber (Hevea brasiliensis) and Exploration of Potential Biocontrol Bacteria Based on Metagenomic Analysis.


TAMORRON, SISILIA BANTEN (2025) Identifikasi Jamur Patogen Penyebab Penyakit Gugur Daun Pada Tanaman Karet Hevea brasiliensis dan Eksplorasi Bakteri Potensial Biokontrol Berdasarkan Analisis Metagenomik = Identification of Fungal Pathogens Causing Leaf Fall Disease in Rubber (Hevea brasiliensis) and Exploration of Potential Biocontrol Bacteria Based on Metagenomic Analysis. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
M012221015-zR0QYHnJE7N59Gy6-20260116152235.jpg

Download (157kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
M012221015-1-2.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
M012221015-dp.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
M012221015-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 November 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Penyakit gugur daun pada tanaman karet menyebabkan kerugian ekonomi signifikan dan menurunkan produktivitas hingga 45%. Patogen utama yang dilaporkan adalah Colletotrichum gloeosporioides. Pengendalian berbasis fungisida kimia menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif ramah lingkungan melalui pemanfaatan bakteri endofit sebagai agens biokontrol. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi keragaman mikrobioma daun karet bergejala dan tidak bergejala menggunakan analisis metagenomik, (2) mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri endofit potensial, serta (3) menguji kemampuan antagonistik bakteri terhadap jamur patogen. Metode. Penelitian dilakukan melalui pendekatan integratif: analisis metagenomik berbasis NGS (gen 16S rRNA dan ITS) untuk memetakan komunitas mikroba, isolasi kultur bakteri dan jamur, uji antagonis in vitro, serta identifikasi molekuler menggunakan PCR dan BLAST. Hasil. Analisis metagenomik menunjukkan dominansi filum Cyanobacteria dan Firmicutes pada daun bergejala, serta Ascomycota pada komunitas jamur. Isolasi kultur menghasilkan enam isolat bakteri endofit, dengan tiga isolat (Bacillus altitudinis, Bacillus cereus, dan G034) menunjukkan daya hambat terhadap C. gloeosporioides (hingga 41%). Dua isolat juga mampu mensintesis hormon IAA. Kesimpulan. Integrasi data metagenomik dan kultur mengonfirmasi C. gloeosporioides sebagai patogen dominan dan mengidentifikasi isolat Bacillus sebagai kandidat agens biokontrol potensial. Temuan ini memberikan dasar pengembangan biofungisida ramah lingkungan untuk pengendalian penyakit gugur daun pada karet.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Hevea brasiliensis, metagenomics, Colletotrichum gloeosporioides, endophytic bacteria, biocontrol
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Feb 2026 05:51
Last Modified: 24 Feb 2026 05:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53966

Actions (login required)

View Item
View Item