AMELIA, EKA (2025) PENGARUH MODEL SLIPPERY SLOPE FRAMEWORK DAN E-SYSTEM TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN PREFERENSI RISIKO SEBAGAI VARIABEL MODERATING = THE IMPACT OF THE SLIPPERY SLOPE FRAMEWORK MODEL AND E-SYSTEM ON TAX COMPLIANCE WITH RISK PREFERENCE AS A MODERATING VARIABLE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
A062241021-TESIS-COVER.jpg
Download (407kB) | Preview
A062241021-TESIS-BAB 1-2.pdf
Download (578kB)
A062241021-TESIS-DAPUS.pdf
Download (346kB)
A062241021-TESIS-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 August 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
EKA AMELIA. Pengaruh Model Slippery Slope Framework dan E-System terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Preferensi Risiko sebagai Variabel Moderating (dibimbing oleh Prof. Dr. Hj. Nirwana, SE., M.Si., Ak., CA.) Latar belakang. Tingkat kepatuhan pajak pelaku UMKM di Indonesia masih tergolong rendah meskipun kontribusi sektor ini terhadap penerimaan negara cukup signifikan. Model Slippery Slope Framework (SSF) dan digitalisasi perpajakan melalui E-System diyakini dapat memengaruhi kepatuhan, namun pengaruh preferensi risiko wajib pajak sebagai faktor psikologis belum banyak dikaji. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kepercayaan dan kekuatan otoritas serta penggunaan E-System terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, serta menguji peran preferensi risiko sebagai variabel moderasi. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei pada 100 wajib pajak UMKM yang terdaftar di KPP Pratama Makassar Barat. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hubungan dan efek moderasi antar variabel. Hasil. Kepercayaan pada otoritas berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak (p = 0,041; β = 0,176), begitu pula kekuatan otoritas (p = 0,040; β = 0,223) dan E-System (p = 0,002; β = 0,372). Preferensi risiko terbukti memoderasi hubungan antara kepercayaan pada otoritas (p = 0,014), kekuatan otoritas (p = 0,005), dan E-System (p = 0,037) terhadap kepatuhan wajib pajak. Kesimpulan. Penguatan aspek kepercayaan dan kekuatan otoritas serta optimalisasi E System dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak, terlebih ketika mempertimbangkan preferensi risiko wajib pajak sebagai faktor psikologis yang signifikan dalam proses pengambilan keputusan perpajakan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kepercayaan pada otoritas; kekuatan otoritas; E-System; kepatuhan pajak; preferensi risiko |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 01:00 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 01:00 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53861 |
