Implementasi Manajemen Risiko Pada Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar – Perspektif ISO 31000:2018 = Implementation of Risk Management at Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar - An ISO 31000:2018 Perspective


KUSUMARDANI, ARIFAH (2025) Implementasi Manajemen Risiko Pada Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar – Perspektif ISO 31000:2018 = Implementation of Risk Management at Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar - An ISO 31000:2018 Perspective. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
A062232047-TESIS-COVER.jpg

Download (231kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
A062232047-TESIS-BAB 1-2.pdf

Download (290kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
A062232047-TESIS-DAPUS.pdf

Download (43kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
A062232047-TESIS-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 July 2027.

Download (17MB)

Abstract (Abstrak)

Organisasi sektor publik menghadapi tantangan kompleks dalam mengelola ketidakpastian dan mencapai tujuan strategis. ISO 31000:2018 hadir sebagai kerangka manajemen risiko global yang dapat diadaptasi untuk meningkatkan akuntabilitas dan kinerja, namun implementasinya di Indonesia masih perlu dikaji lebih mendalam, khususnya di unit kerja seperti Balai Jasa Konstruksi. Penelitian ini menganalisis pola penerapan manajemen risiko, mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan, mengeksplorasi tantangan, dan mengevaluasi dampaknya terhadap kinerja organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan triangulasi untuk memastikan validitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa BJKW VI Makassar telah mengadopsi praktik manajemen risiko yang sejalan dengan prinsip-prinsip ISO 31000:2018, termasuk identifikasi, penilaian, penanganan, dan pemantauan risiko. Faktor-faktor kunci keberhasilan meliputi komitmen kepemimpinan yang kuat, sumber daya yang memadai, komunikasi yang efektif, dan struktur organisasi yang mendukung. Namun, tantangan seperti resistensi karyawan, budaya kesadaran risiko yang terbatas, dan kesenjangan prosedural tetap ada. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun penerapan manajemen risiko telah menghasilkan peningkatan efisiensi operasional dan peningkatan kepercayaan pemangku kepentingan, upaya lebih lanjut masih diperlukan. Upaya ini harus difokuskan pada pengembangan budaya sadar risiko yang kuat di semua tingkatan organisasi, memperbarui prosedur operasi standar yang sudah ketinggalan zaman, dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia untuk memungkinkan manajemen risiko yang lebih efektif. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman penerapan ISO 31000:2018 di sektor publik dan menawarkan wawasan praktis untuk meningkatkan praktik manajemen risiko di organisasi serupa.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: manajemen risiko, ISO 31000:2018, sektor publik, jasa konstruksi, kinerja organisasi
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Feb 2026 00:26
Last Modified: 24 Feb 2026 00:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53854

Actions (login required)

View Item
View Item