Dampak Kerjasama Indonesia Thailand dalam Mengatasi Kasus Human Trafficking dari Kalimantan ke Thailand = The Impact of Indonesia-Thailand Cases in Addressing Human Trafficking from Kalimantan to Thailand


APSARA, NAURAH SYIFA (2025) Dampak Kerjasama Indonesia Thailand dalam Mengatasi Kasus Human Trafficking dari Kalimantan ke Thailand = The Impact of Indonesia-Thailand Cases in Addressing Human Trafficking from Kalimantan to Thailand. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E061211068-QYhfn3BNkCilKtTJ-20250425151328.jpeg

Download (257kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E061211068-1-2.pdf

Download (453kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E061211068-dp.pdf

Download (193kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E061211068-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 April 2027.

Download (12MB)

Abstract (Abstrak)

Naurah Syifa Apsara, E061211068, “Dampak Kasus Indonesia Thailand dalam Mengatasi Kasus Human Trafficking dari Kalimantan ke Thailand” di bawah bimbingan Prof, Drs. H. Darwis, MA., Ph.D selaku pembimbing penulis pada Departemen Ilmu Hubungan Internasiona, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kasus human trafficking dari Kalimantan ke Thailand terhadap pertumbuhan sektor pariwisata Thailand dan mengetahui strategi kerja sama Indonesia dan Thailand dalam mengatasi kasus perdagangan manusia dengan menggunakan konsep pariwisata, human trafficking, dan kerja sama bilateral serta teori eksploitasi dan Routine Active Theory. Metode penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor pariwisata di Thailand telah membawa dampak signifikan, termasuk peningkatan kasus perdagangan manusia, khususnya dari Kalimantan ke Thailand. Penelitian ini menganalisis bagaimana sektor pariwisata Thailand berkontribusi terhadap peningkatan kasus perdagangan manusia serta strategi kerja sama bilateral antara Indonesia dan Thailand dalam mengatasi permasalahan ini. Dalam penelitian ini mengungkap bahwa tingginya permintaan tenaga kerja serta lemahnya pengawasan hukum telah membuka peluang bagi sindikat perdagangan manusia untuk mengeksploitasi korban. Selain itu, faktor sosial-ekonomi seperti kemiskinan dan ketidaksetaan pendidikan di Kalimantan turut berperan dalam mendorong imigrasi ilegal yang berujung pada eksploitasi. Kerja sama bilateral antara Indonesia dan Thailand, termasuk melalui ASEANAPOL dan berbagai perjanjian lainnya, masih menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih ketat, peningkatan kesadaran masyarakat, serta kerja sama internasional yang lebih efektif untuk mengurangi kasus perdagangan manusia yang berkaitan dengan sektor pariwisata di Thailand.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Pariwisata Thailand, perdagangan manusia, Kalimantan, migrasi ilegal, kerja sama bilateral.
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 18 Feb 2026 06:20
Last Modified: 18 Feb 2026 06:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53679

Actions (login required)

View Item
View Item