Pelayanan Kesehatan Gereformeerde Zendingsbond di Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 1929–1961 = The Healthcare Services of Gereformeerde Zendingsbond at Elim Hospital Rantepao, 1929–1961


ERICZON, ERICZON (2025) Pelayanan Kesehatan Gereformeerde Zendingsbond di Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 1929–1961 = The Healthcare Services of Gereformeerde Zendingsbond at Elim Hospital Rantepao, 1929–1961. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F061211009-Cover.jpg

Download (347kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F061211009-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (578kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F061211009-dp(FILEminimizer).pdf

Download (506kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F061211009-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini mengkaji peranan Gereformeerde Zendingsbond (GZB) dalam pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Elim Rantepao pada tahun 1929–1961. Selain menjalankan tugas utama sebagai penginjil, GZB juga memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Fokus penelitian ini adalah mengapa kondisi kesehatan masyarakat Toraja mendorong GZB memberikan pelayanan medis, serta bagaimana pelayanan tersebut dijalankan dan dipadukan dengan misi penginjilan. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi perumusan masalah, pengumpulan dan kritik sumber, interpretasi, serta penyusunan argumen berdasarkan bukti sejarah. Sumber penelitian terdiri atas sumber primer berupa koran, foto, dan majalah, serta sumber sekunder berupa buku, artikel, dan karya ilmiah lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat Toraja sangat memprihatinkan, dengan lingkungan yang tidak higienis, minim pengetahuan medis, serta ketergantungan pada pengobatan tradisional yang terkait erat dengan Aluk Todolo. Penyakit menular seperti malaria, kusta, frambusia, trakoma, dan tuberkulosis meluas, diperparah oleh kurangnya tenaga medis dan fasilitas. Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah Hindia Belanda mendirikan Rumah Sakit Elim di Rantepao pada tahun 1929, yang kemudian dikelola oleh dokter dan suster zending. Pelayanan meliputi vaksinasi, operasi, persalinan, rawat jalan, rawat inap, serta poliklinik di berbagai distrik dan satu laproseri. Selain sebagai pusat medis, rumah sakit juga berfungsi sebagai sarana penginjilan, di mana pelayanan kesehatan dipadukan dengan penyebaran ajaran Kristen kepada masyarakat.

Keyword : Gereformeerde Zendingsbond, Rumah Sakit, Pelayanan Kesehatan, To Ma’dampi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Gereformeerde Zendingsbond, Hospital, Healthcare Services, To Ma’dampi.
Subjects: P Language and Literature > PQ Romance literatures
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 18 Feb 2026 00:44
Last Modified: 18 Feb 2026 00:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53598

Actions (login required)

View Item
View Item