MANGANNA, ASYER (2025) KARAKTERISTIK BUBBLE AERATOR VENTURI PADA BERBAGAI TEKANAN UNTUK SISTEM HIDROPONIK APUNG = CHARACTERISTICS OF VENTURI BUBBLE AERATOR AT VARIOUS PRESSURES FOR FLOATING RAFT HYDROPONIC SYSTEM. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G041181318-XijV4FUrhknWv0mC-20250815122559.jpg
Download (182kB) | Preview
G041181318-1-2.pdf
Download (259kB)
G041181318-dp.pdf
Download (93kB)
G041181318-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 July 2027.
Download (727kB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang Di era modern, peningkatan teknologi dan kualitas pertanian sangat krusial, khususnya dalam sistem hidroponik yang mengedepankan efisiensi lahan dan produktivitas. Salah satu inovasi yang menjanjikan adalah penggunaan microbubble, yang terbukti meningkatkan kadar oksigen terlarut (DO), memengaruhi suhu dan pH larutan nutrisi, serta mendorong pertumbuhan tanaman secara optimal, terutama pada sistem hidroponik rakit apung. Microbubble memiliki kemampuan transfer massa tinggi, gaya hambat rendah, dan tekanan internal besar, sehingga sangat efektif dalam proses aerasi. Aerator venturi, yang bekerja dengan prinsip penyempitan aliran, menjadi alat potensial untuk menghasilkan microbubble secara efisien. Tujuan Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik microbubble yang dihasilkan oleh aerator venturi pada variasi tekanan 70, 80, dan 90 kPa. Metode Parameter yang dianalisis meliputi diameter gelembung, jarak sembur, dan distribusi microbubble. Pengukuran dilakukan melalui visualisasi menggunakan AutoCAD 2024, serta analisis citra dan distribusi probabilitas menggunakan metode Probability Distribution Function (PDF) dalam MATLAB. Hasil menunjukkan bahwa tekanan memengaruhi ukuran dan distribusi microbubble. Rata-rata diameter gelembung yang dihasilkan yaitu 100 µm (70 kPa), 90 µm (80 kPa), dan 70 µm (90 kPa), dibandingkan dengan aerator konvensional yang menghasilkan 200 µm. Jumlah gelembung yang terdeteksi masing-masing adalah 1176, 1226, dan 1134 pada tekanan berturut-turut, serta 1166 pada aerator. Distribusi ukuran menunjukkan probabilitas tertinggi pada 100–150 µm (70 kPa), 90–100 µm (80 kPa), dan 70–100 µm (90 kPa), sedangkan aerator berada pada 200–300 µm. Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan memengaruhi ukuran dan distribusi microbubble, yang dapat dianalisis menggunakan AutoCAD dan metode image processing. Hasil ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan sistem aerasi efisien dalam budidaya hidroponik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | microbubble, aerator venturi, tekanan, hidroponik rakit apung, image processing, PDF (Probability Distribution Function). |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 05:53 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 05:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53546 |
