Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Kawasan Ekosistem Mangrove Desa Bontobahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan = Macrozoobenthos Community Structure in the Mangrove Ecosystem Area of Bontobahari Village, Bontoa Subdistrict, Maros Regency, South Sulawesi


PUTRI, RANI ANGRAENI (2025) Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Kawasan Ekosistem Mangrove Desa Bontobahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan = Macrozoobenthos Community Structure in the Mangrove Ecosystem Area of Bontobahari Village, Bontoa Subdistrict, Maros Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L021211005-XDQS5tNrYb6REAG0-20251008143920.png

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L021211005-1-2.pdf

Download (804kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L021211005-dp.pdf

Download (460kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L021211005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 October 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

RANI ANGRAENI PUTRI. Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Kawasan Ekosistem Mangrove Desa Bontobahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dibimbing oleh Nita Rukminasari. Latar Belakang. Mangrove menjaga ekosistem pesisir dan menjadi habitat bagi makrozoobentos, indikator alami kualitas perairan. Di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, luas mangrove menurun akibat aktivitas manusia, yang berdampak pada keanekaragaman makrozoobentos. Tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas Makrozoobentos, mengidentifikasi jenis-jenis makrozoobentos dan Menganalisis struktur komunitas makrozoobentos, meliputi kelimpahan, kelimpahan relatif, keanekaragaman, dominansi, dan keseragaman di desa Bontobahari, Kecamatan Bontoa. Metode. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2025. Sampel yang didapatkan lalu dI dentifikasi dilakukan dengan membandingkan morfologi sampel dengan referensi pada buku identifikasi.. Seluruh data hasil penelitian dianalisis menggunakan program Microsoft Excel versi 2010. Hasil. Ditemukan total 8 spesies makrozoobentos dari 5 ordo dan 5 famili yang tersebar di tiga stasiun pengamatan. Dengan total jumlah individu sebanyak 407. Stasiun II memiliki jumlah spesies terbanyak yaitu 8 spesies, sedangkan Stasiun I dan III masing-masing hanya ditemukan 3 spesies. Indeks ekologi yang diamati adalah, Indeks Keanekaragaman, indkes keseragaman, dan indeks dominansi. Kesimpulan. Penelitian di mangrove Desa Bontobahari menemukan 8 spesies makrozoobentos 407 individu, dominan Telescopium telescopium. Stasiun II paling stabil, sementara faktor lingkungan seperti suhu, salinitas, dan pH yang di luar baku mutu menunjukkan tekanan terhadap kualitas habitat. Struktur komunitas cukup seimbang tanpa perbedaan signifikan antar stasiun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Mangrove, Makrozoobentos, Indeks ekologi, Struktur komunitas, Desa Bontobahari
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 02 Feb 2026 07:02
Last Modified: 02 Feb 2026 07:02
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53084

Actions (login required)

View Item
View Item