Implementasi Perjanjian Ekstradisi dalam Mengurangi Pengedaran Narkotika di Indonesia dan Thailand = Implementation of the Extradition Agreement to Reduce Narcotics Distribution in Indonesia and Thailand


AMALIA, RESKI (2025) Implementasi Perjanjian Ekstradisi dalam Mengurangi Pengedaran Narkotika di Indonesia dan Thailand = Implementation of the Extradition Agreement to Reduce Narcotics Distribution in Indonesia and Thailand. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E061211016-glWL37jPnTvsZbzd-20250812205524.jpg

Download (159kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E061211016-1-2.pdf

Download (426kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E061211016-dp.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E061211016-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Peredaran dan penyalahgunaan narkotika telah menjadi isu transnasional yang mengancam stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat global, termasuk di kawasan Asia Tenggara. Indonesia dan Thailand merupakan dua negara yang rentan terhadap aktivitas perdagangan narkotika, terutama karena keterlibatannya dalam jalur peredaran dari kawasan Golden Triangle. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Thailand dalam mengurangi pengedaran narkotika serta mengevaluasi tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam proses pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus serta teori kerja sama bilateral dan liberalisme sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perjanjian ekstradisi Indonesia–Thailand telah diratifikasi sejak 1978, implementasinya masih belum optimal akibat perbedaan sistem hukum, kurangnya penyelarasan regulasi, serta tantangan koordinasi antar institusi. Kendati demikian, perjanjian ekstradisi tetap memainkan peran penting dalam mendukung upaya penegakan hukum lintas negara, khususnya dalam menindak buronan kasus narkotika. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sinergi bilateral, penyelarasan hukum, serta penguatan mekanisme koordinasi sebagai langkah strategis dalam mengefektifkan implementasi perjanjian ekstradisi demi pengurangan pengedaran narkotika di kawasan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ekstradisi, Narkotika, Indonesia, Thailand, Kerja Sama Bilateral, Kejahatan Transnasional.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:38
Last Modified: 29 Jan 2026 07:38
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53023

Actions (login required)

View Item
View Item