STRATEGI DIPLOMASI INDONESIA PADA WOMEN20 TERHADAP PENINGKATAN KESETARAAN GENDER DI INDONESIA = INDONESIA'S DIPLOMATIC STRATEGY AT WOMEN20 TOWARDS IMPROVING GENDER EQUALITY IN INDONESIA


MUSLIMIN, MAULIDA ZAHRANI PUTRI (2025) STRATEGI DIPLOMASI INDONESIA PADA WOMEN20 TERHADAP PENINGKATAN KESETARAAN GENDER DI INDONESIA = INDONESIA'S DIPLOMATIC STRATEGY AT WOMEN20 TOWARDS IMPROVING GENDER EQUALITY IN INDONESIA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E061211004-q9rjX2CcnPI5QLDm-20250820023555.jpg

Download (274kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E061211004-1-2.pdf

Download (397kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E061211004-dp.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E061211004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 August 2027.

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

Maulida Zahrani Putri Muslimin. 2021. E061211004. “Strategi Diplomasi Indonesia pada Women20 Terhadap Peningkatan Kesetaraan Gender di Indonesia”. Pembimbing: Nur Isdah S,IP., MA., PhD. Departemen Hubungan Internasional. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Hasanuddin. Penilitan ini bertujuan untuk menganalisis strategi diplomasi Indonesia dengan dasar bahwa diplomasi tidak hanya berpusat pada negara, tetapi juga memainkan peran penting dalam mempromosikan agenda pembangunan domestik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kerangka teoritis feminisme liberal, multilateralisme, dan diplomasi soft power, studi ini mengeksplorasi pemanfaatan W20 oleh Indonesia sebagai sarana untuk mengemukakan nilai-nilai kesetaraan gender dan mengimplementasikannya ke dalam kebijakan dan upaya nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi diplomasi Indonesia di W20 telah menjadi adopsi terhadap kerangka kerja negara oleh Kementerian Luar Negeri, yang telah mengadopsi gender mainstreaming sejak 2015 dalam implementasi politik dan hubungan luar negeri. Dengan perkembangan saat ini, pendekatan diplomasi soft power Indonesia telah berkembang, didesain berdasarkan empat pilar utama: politik dan prinsip nasional, ekonomi dan pariwisata, kehidupan budaya dan sosial, serta fungsi pemangku kepentingan. Peran nilai-nilai feminisme liberal tercermin dalam agenda W20, yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan, peningkatan partisipasi politik dan kepemimpinan perempuan, serta akses yang setara terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Konsep multilateralisme memberikan pemahaman tentang komitmen Indonesia terhadap agenda global seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan menggunakannya sebagai alat untuk mendorong dukungan internasional dalam meningkatkan upaya kesetaraan gender di dalam negeri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Women20, Strategi Diplomasi, Kesetaraan Gender, Feminisme
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:35
Last Modified: 29 Jan 2026 07:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53021

Actions (login required)

View Item
View Item