AMIR, ANDI MILDAWANTI (2025) Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pelaksanaan Program Pemberdayaan di Desa Ajang Pulu Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone = Analysis of Village Head Leadership Styles in the Implementation of Community Empowerment Programs in Ajang Pulu Village, Sibulue District, Bone Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E051211005-eYkE71b06lT8Oaif-20250815143644.jpeg
Download (254kB) | Preview
E051211005-1-2.pdf
Download (707kB)
E051211005-dp.pdf
Download (369kB)
E051211005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 August 2027.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Otonomi daerah memberikan kewenangan luas kepada desa untuk mengelola urusan pemerintahan secara mandiri, termasuk dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Kepala desa memegang peran strategis dalam mengarahkan jalannya program pemberdayaan agar selaras dengan kebutuhan dan potensi lokal. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan yang diterapkan, khususnya dalam membangun komunikasi, mendorong partisipasi, dan mengatasi hambatan di lapangan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala desa dan faktor-faktor yang memengaruhinya dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Desa Ajang Pulu. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan teknik purposive sampling untuk penentuan informan. Hasil. Kepala desa menerapkan gaya direktif melalui pemberian arahan, gaya partisipatif dengan membuka ruang diskusi, gaya konsultatif dengan melibatkan warga dalam musyawarah, dan gaya delegatif dalam pelimpahan tugas dengan keputusan akhir tetap di tangan kepala desa. Faktor- faktor yang memengaruhi gaya kepemimpinan meliputi pengetahuan, kepribadian, kemampuan, dan pengalaman kerja. Kesimpulan. Kepala desa menggunakan keempat gaya kepemimpinan secara situasional. Gaya partisipatif dan konsultatif lebih sering digunakan karena efektif dalam membangun keterlibatan masyarakat, sementara gaya direktif dan delegatif diterapkan dalam kondisi tertentu. Penerapan gaya kepemimpinan yang adaptif ini didukung oleh faktor pengetahuan, kepribadian, kemampuan, dan pengalaman kerja, sehingga mendorong keberhasilan program pemberdayaan masyarakat di Desa Ajang Pulu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kepemimpinan desa; gaya kepemimpinan; pemberdayaan masyarakat; desa Ajang Pulu. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 02:06 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 02:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52929 |
