NURZAMRAN, NURZAMRAN (2025) Populasi Hama Kutudaun (Rhopalosiphum maidis) dan Wereng Perut Putih (Stenocranus pacificus) pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Gowa = Population of aphid (Rhopalosiphum maidis) and white-bellied planthopper (Stenocranus pacificus) pests on corn (Zea mays L.) plants in Gowa Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G061211027-VJh6ORQnZKsNl3Wu-20250515192435.jpg
Download (637kB) | Preview
G061211027-1-2.pdf
Download (345kB)
G061211027-dp.pdf
Download (164kB)
G061211027-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 May 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Jagung merupakan salah satu komoditas pangan dan serealia terpenting di dunia. Kutudaun (Rhopalosiphum maidis) menyerang jagung dengan cara mengisap cairan dan berperan sebagai vektor Barley Yellow Dwarf Virus (BYDV) dan Maize Dwarf Mosaic Virus (MDMV), sehingga menurunkan hasil panen hingga 40–80%. Wereng perut putih (Stenocranus pacificus) pertama kali dilaporkan di Indonesia pada tahun 2016, juga mengisap cairan dan vektor penyakit Maize Mosaic Virus (MMV) dan Maize Stripe Virus (MStV), sehingga menurunkan hasil panen hingga 30%. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan R. maidis dan S. pacificus pada jagung di Kabupaten Gowa, sehingga dapat dijadikan dasar dalam menyusun strategi pengendalian hama tersebut. Metode. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan sentral produksi jagung di Kabupaten Gowa. Pengambilan sampel menggunakan kuas ukuran 0 untuk R. maidis dan sweep net untuk S. pacificus. Identifikasi R. maidis dan S. pacificus, pengamatan populasi R. maidis, S. pacificus, dan musuh alami, serta analisis data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel dan R Studio. Hasil. R. maidis dan S. pacificus ditemukan pada fase vegetatif dan generatif. Perbedaan fluktuasi populasi dari minggu ke-1 sampai minggu ke-7, hal ini disebabkan karena beberapa faktor seperti lingkungan dan ekologi. Kesimpulan. Penelitian ini merupakan laporan pertama S. pacificus di Sulawesi Selatan. Populasi R. maidis meningkat pada fase pembungaan, sedangkan serangan S. pacificus lebih banyak menyerang pada fase vegetatif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: identifikasi; fluktuasi populasi; vektor; musuh alami. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Keteknikan Pertanian |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 04:10 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 04:10 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52709 |
