Analisis Mitigasi Risiko Usahatani Jagung (Zea mays L) di Kabupaten Soppeng (Studi Kasus Kecamatan Lilirilau) = Risk Mitigation Analysis of Corn Farming (Zea mays L) in Soppeng Regency (Case Study of Lilirilau District)


MUH. WAHYUDIN, MUH. WAHYUDIN (2025) Analisis Mitigasi Risiko Usahatani Jagung (Zea mays L) di Kabupaten Soppeng (Studi Kasus Kecamatan Lilirilau) = Risk Mitigation Analysis of Corn Farming (Zea mays L) in Soppeng Regency (Case Study of Lilirilau District). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G021201009-L85AJu3l9itY0NdH-20250515175650.jpg

Download (407kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G021201009-1-2.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G021201009-dp.pdf

Download (113kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G021201009-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 April 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Usahatani jagung merupakan salah satu industri penting di kabupaten Soppeng, khususnya di Kecamatan Lilirilau. Namun demikian, proses usahatani jagung memiliki berbagai risiko yang dapat mempengaruhi produktivitas dan keberlanjutan pertanian. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis risiko dan mitigasi risiko pada usahatani jagung di Kecamatan Lilirlau, Kabupaten Soppeng. Metode. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Model Failure and Impact Analysis (FMEA). Metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi potensi risiko pada budidaya jagung dan menilai keparahan, frekuensi dan tingkat deteksi dari setiap potensi risiko. Hasil. Hasil analisis risiko dengan metode FMEA menunjukkan bahwa kekeringan lahan, serangan hama, penyakit dan gulma, jagung serta modal yang terbatas merupakan faktor terpenting yang mempengaruhi hasil panen dan kesejahteraan petani. Dengan memahami risiko ini, petani dapat mengidentifikasi tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi dampak negatifnya. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan metode FMEA dalam analisis risiko usahatani jagung di Kabupaten Soppeng khususnya di wilayah Lilirilau dapat memberikan informasi yang berharga untuk pengambilan keputusan di bidang usahatani jagung. Berdasarkan hasil analisis, petani paling banyak melakukan tindakan mitigasi untuk meningkatkan keberlanjutan usahatani jagung antara lain penggunaan sumur/penampungan air dan penyesuaian waktu tanam, diversifikasi tanaman, mengikuti pelatihan/penyuluhan terkait, menjaga kebersihan lahan, menggunakan pestisida organik, bekerjasama dengan koperasi/kelompok tani, meminjam dana dari keluarga/tetangga, serta diversifikasi usaha.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Usahatani Jagung; Risiko; Mitigasi; FMEA
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 21 Jan 2026 02:57
Last Modified: 21 Jan 2026 02:57
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52705

Actions (login required)

View Item
View Item