Analisis Rantai Pasok Usaha Pengolahan Sagu Di Dusun Porodoa, Desa Mappedeceng, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara = Supply Chain Analysis Of Sago Milling Business In Porodoa Hamlet, Mappedeceng Village, Mappedeceng District, North Luwu Regency


SAVITRI, CLAUDIA DEY (2025) Analisis Rantai Pasok Usaha Pengolahan Sagu Di Dusun Porodoa, Desa Mappedeceng, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara = Supply Chain Analysis Of Sago Milling Business In Porodoa Hamlet, Mappedeceng Village, Mappedeceng District, North Luwu Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G021181311-6u1XlbVdI57RK2mU-20250508115851.jpg

Download (63kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G021181311-1-2.pdf

Download (439kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G021181311-dp.pdf

Download (112kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G021181311-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 April 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi pola aliran berbagai unsur dalam rantai pasok pada usaha penggilingan sagu di Dusun Porodoa, Kabupaten Luwu Utara; (2) mengetahui faktor pendorong dan penghambat pada usaha penggilingan sagu di Dusun Porodoa, Kabupaten Luwu Utara; (3) mengukur kinerja rantai pasok pada usaha penggilingan sagu di Dusun Porodoa, Kabupaten Luwu Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran produk pada usaha penggilingan sagu di Dusun Porodoa dimulai dari mendatangkan bahan baku berupa batang sagu yang diperoleh dari kelompok penebang batang sagu, kemudian diangkut ke pabrik. Selanjutnya batang sagu akan diparut menggunakan mesin dan pati sagu diendapkan diwadah penyimpanan, setelah itu sagu akan dikemas dan didistribusikan kepada para pedagang. Aliran keuangan meliputi mekanisme dan jadwal pembayaran yang dilakukan oleh pemilik pabrik dengan kelompok penebang pohon sagu, pedagang dan konsumen. Sistem pembayaran dilakukan secara tunai dan langsung dalam hari yang sama. Kesepakatan pembayaran dengan setiap anggota rantai pasok dilakukan secara lisan dan tidak ada bukti tertulis. Aliran informasi yang terjadi antara pemilik pohon sagu dengan kelompok penebang pohon sagu yaitu informasi terkait ketersediaan bahan baku pohon sagu. Aliran informasi yang terjadi antara penebang pohon sagu dan pemilik pabrik yaitu informasi mengenai harga jual batang sagu. Aliran informasi yang terjadi antara pedagang dan konsumen dengan pemilik pabrik yaitu informasi mengenai harga jual sagu basah. Faktor pendorong pada usaha penggilingan sagu di Dusun Porodoa yaitu pasokan bahan baku pohon atau batang sagu yang selalu terpenuhi. Faktor penghambat yaitu mesin yang masih bersifat tradisional sehingga sering mengalami kerusakan saat dioperasikan dan usaha penggilingan sagu ini masih dalam skala rumah tangga. Usaha penggilingan sagu di Dusun Porodoa memiliki kinerja rantai pasok yang baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: faktor pendorong dan penghambat; kinerja, pola aliran; sagu.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 19 Jan 2026 05:28
Last Modified: 19 Jan 2026 05:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52658

Actions (login required)

View Item
View Item