MARUF, RIZKY IRIAWAN (2025) Hubungan Keberfungsian Keluarga Dengan Subjective Well-Being Pada Remaja Di Keluarga Single Parent = Relationship between Family Functioning and Subjective Well-Being in Adolescents in Single Parent Families. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021181311-Cover.jpg
Download (241kB) | Preview
C021181311-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (403kB)
C021181311-dp.pdf
Download (135kB)
C021181311-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Keluarga merupakan sebuah sistem yang memiliki pengaruh timbal balik dengan setiap anggota sebagai komponen keluarga yang mempunyai tugas masing-masing dalam keluarga hingga membuat keluarga berfungsi dengan baik. Keberfungsian keluarga menurut McMaster Model of Family Functioning yaitu sejauh mana interaksi dalam keluarga keluarga memiliki dampak terhadap kesehatan fisik dan emosional anggota keluarga. Terdapat juga keluarga yang hanya memiliki satu orang tua atau single parent, yang dapat memengaruhi jalannya fungsi dalam keluarga dan berdampak pada anggota keluarga salah satunya remaja yang sedang dalam masa transisi dari anak-anak ke dewasa. Keberfungsian keluarga yang terpengaruh kemudian akan berdampak pada emosi dan kognitif remaja yang terkait dengan subjective well-being. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keberfungsian keluarga dengan subjective well-being pada remaja di keluarga single parent. Metode. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Responden penelitian terdiri dari 101 remaja berusia 15-18 tahun dengan keluarga single parent yang berdomisili di Makassar. Instrumen penelitian menggunakan skala Family Assesment Device (FAD) untuk mengukur keberfungsian keluarga dan Satisfaction With Life Scale (SWLS) serta Scale Positive And Negative Experience (SPANE) untuk mengukur subjective well-being. Hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberfungsian keluarga memiliki hubungan atau korelasi yang signifikan dengan subjective well-being dengan nilai signifikansi 0.005 dan nilai korelasi 0.277. Kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu hipotesis diterima, yakni terdapat hubungan antara keberfungsian keluarga dengan subjective well-being pada remaja di keluarga single parent.
Keyword : keberfungsian keluarga, subjective well-being, remaja, single parent.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Family functioning, subjective well-being, adolescents, single parent. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 05:20 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 05:20 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52657 |
