Pengetahuan lokal di bidang pertanian (studi kasus: usahatani Pulu Mandoti di Desa Kendenan, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan) = Local knowledge in the field of agriculture (case study: Pulu Mandoti farming in Kendenan Village, Enrekang Regency, South Sulawesi)


NURHALIPA, NURHALIPA (2025) Pengetahuan lokal di bidang pertanian (studi kasus: usahatani Pulu Mandoti di Desa Kendenan, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan) = Local knowledge in the field of agriculture (case study: Pulu Mandoti farming in Kendenan Village, Enrekang Regency, South Sulawesi). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G021201020-JXAS1HumrZFwjOgT-20250508005531.jpg

Download (352kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G021201020-1-2.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
G021201020-dp.pdf

Download (150kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G021201020-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 March 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

NURHALIPA. Pengetahuan lokal di bidang pertanian (studi kasus: usahatani Pulu Mandoti di Desa Kendenan, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan) (dibimbing oleh Nurbaya Busthanul dan Eymal B. Demmallino). Latar Belakang. Pulu Mandoti merupakan salah satu jenis beras pulut yang langka, dibudidayakan dengan berdasarkan pengetahuan lokal mulai dari pemilihan benih, pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, perawatan hingga panen dan pasca panen. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengetahuan lokal pada usahatani Pulu Mandoti di Desa Kendenan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tipe deskriptif, yang melibatkan petani Pulu Mandoti desa Kendenan. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengetahuan lokal pada usahatani Pulu Mandoti yang di gunakan terdiri dari tahap pemilihan benih, pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, perawatan , dan panen dan pasca panen. Adapun pengetahuan lokal pada pemilihan benih yaitu memilih benih berbentuk lonjong; pada pengolahan lahan menggunakan lahan terasering; pada penyemaian merendam benih selama kurang lebih 24 jam untuk memisahkan benih yang berkualitas dengan benih yang tidak berkualitas dan menabur benih menghadap kiblat dengan memperhatikan waktu terbaik berdasarkan kalender Islam dan fase bulan; pada penanaman menggunakan sistem tanam pindah; pada perawatan menggunakan bahan alami berupa daun surian untuk hama tikus dan memanfaatkan teknologi lokal berupa bambu untuk pengusir burung pipit; pada panen dan pascapanen menggunakan alat tradisional berupa ani-ani serta menyambut pesta panen dengan panen muda Pulu Mandoti dan melakukan ritual adat sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen. Kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai sistem pengetahuan lokal di bidang pertanian dengan studi kasus usahatani Pulu Mandoti Di Desa Kendenan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan lokal masih digunakan oleh petani di Desa Kendenan dalam mengelola usahatani Pulu Mandoti mulai dari pemilihan benih, pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, perawatan, hingga panen dan pascapanen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan lokal, Pulu mandoti
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 19 Jan 2026 05:24
Last Modified: 19 Jan 2026 05:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52656

Actions (login required)

View Item
View Item