Analisis Kontaminasi Mikroplastik pada Ikan Ekonomis Penting di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Labuan Bajo, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Indonesia = Analysis of Microplastic Contamination in Economically Important Fish at Labuan Bajo Fish Landing Base (PPI), Donggala Regency, Central Sulawesi, Indonesia


SAMITRA, IRZAL (2025) Analisis Kontaminasi Mikroplastik pada Ikan Ekonomis Penting di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Labuan Bajo, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Indonesia = Analysis of Microplastic Contamination in Economically Important Fish at Labuan Bajo Fish Landing Base (PPI), Donggala Regency, Central Sulawesi, Indonesia. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L032231002-usBDpNir9Q5nKfxa-20250822151857.png

Download (297kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L032231002-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L032231002-dp.pdf

Download (522kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L032231002-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 August 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Pangkalan pendaratan ikan (PPI) Labuan Bajo merupakan salah satu tempat pendaratan hasil tangkapan ikan ekonomis penting di wilayah perairan Sulawesi Tengah. Keberadaan mikroplastik (MP) dalam saluran pencernaan beberapa spesies ikan yang telah didaratkan perlu diketahui mengingat dapat membahayakan dan mengancam keamanan pangan bagi manusia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisis kelimpahan, karakteristik (warna, bentuk dan ukuran) dan jenis polimer MP pada saluran pencernaan ikan ekonomis penting; Rastrelliger kanagurta, Decapterus macarellus, Katsuwonus pelamis, Chanos chanos, Euthynnus affinis dan Thunnus albacares yang didaratkan di PPI Labuan Bajo. Metode Penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pengambilan sampel ikan dilakukan pada bulan Agustus 2024 dengan metode random sampling. Pengambilan spesies ikan dilakukan berdasarkan data tangkapan ikan yang menunjukkan keenam jenis ikan tersebut termasuk dalam ikan ekonomis penting. Sampel ikan berjumlah 150 ekor dengan masing-masing spesies berjumlah 25 ekor. Analisis laboratorium diawali dengan pengukuran morfometrik, pembedahan saluran pencernaan, mengekstraksi menggunakan KOH 10% dan pengamatan karakteristik MP. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa MP ditemukan di saluran pencernaan spesies ikan. Tingkat deteksi MP pada ikan berkisar 84%-96% dengan kelimpahan tertinggi pada spesies R.kanagurta dan D.macarellus dengan rata-rata 3,64±0,35 dan 3,04±0,467 partikel/individu. Kelimpahan tertinggi terdapat pada ikan dengan kebiasaan makan planktivora. Karakteristik MP yang ditemukan berwarna biru, hitam, merah, transparan, ungu dan hijau dengan bentuk line, fragmen dan film, serta berukuran <1–3 mm. Jenis polimer yang ditemukan adalah Nylon, PET, EVA, PMMA, PP, PE, PVC dan PMP. Adapun Hepatosomatic index (HSI) menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai HSI dengan kelimpahan MP yang tertelan. Kesimpulan. Penelitian ini telah membuktikan adanya paparan MP pada saluran pencernaan ikan ekonomis penting. Dampak paparan MP memberikan perhatian besar terhadap keamanan pangan dan dapat membahayakan kesehatan manusia bagi yang mengonsumsinya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Ikan ekonomis penting; mikroplastik, saluran pencernaan, Sulawesi Tengah, Indonesia, keamanan pangan
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 15 Jan 2026 05:49
Last Modified: 15 Jan 2026 05:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52587

Actions (login required)

View Item
View Item