PERAN BAWASLU DALAM MENGAWASI DAFTAR PEMILIH UNTUK MEMINIMALISIR PELANGGARAN PEMBERIAN HAK SUARA PADA PEMILU 2024 = THE ROLE OF BAWASLU IN MONITORING THE VOTER LIST TO MINIMIZE VIOLATIONS OF GRANTING VOTING RIGHTS IN THE 2024 ELECTION


SURYA, HERI ANDHINI (2025) PERAN BAWASLU DALAM MENGAWASI DAFTAR PEMILIH UNTUK MEMINIMALISIR PELANGGARAN PEMBERIAN HAK SUARA PADA PEMILU 2024 = THE ROLE OF BAWASLU IN MONITORING THE VOTER LIST TO MINIMIZE VIOLATIONS OF GRANTING VOTING RIGHTS IN THE 2024 ELECTION. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
B021211054-fin7djJsyYEOF5IV-20250701105417.jpg

Download (341kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B021211054-1-2.pdf

Download (251kB)
[thumbnail of B021211054-  Dapus.pdf] Text
B021211054- Dapus.pdf

Download (104kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B021211054-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

HERI ANDHINI SURYA (B021211054). PERAN BAWASLU DALAM MENGAWASI DAFTAR PEMILIH UNTUK MEMINIMALISIR PELANGGARAN PEMBERIAN HAK SUARA PADA PEMILU 2024. Dibimbing oleh Bapak Fajlurrahman Jurdi sebagai Pembimbing. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran Bawaslu dalam mengawasi daftar pemilih untuk meminimalisir pelanggaran pemberian hak suara pada Pemilu 2024 dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Tipe penelitian yang digunakan penelitian ini menerapkan metode yuridis empiris dan lokasi penelitian ini yaitu di Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, dengan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, serta telaah regulasi dan literatur, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Permasalahan daftar pemilih pada Pemilu 2024 menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam jumlah data pemilih yang tidak memenuhi syarat dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh pengawasan Bawaslu yang belum berjalan secara maksimal, khususnya karena pengawasan di tingkat provinsi belum merata hingga ke tingkatan bawah. Ketimpangan ini dapat menjadi celah terjadinya permasalahan daftar pemilih yang masih terjadi pada setiap periode Pemilu, sebagaimana tercermin dari masih tingginya jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. (2) Faktor penghambat Bawaslu dalam mengawasi daftar Pemilih ada 3 yaitu : 1) Faktor penyelenggara, khususnya dalam hal koordinasi antar lembaga penyelenggara Pemilu, tetap dilakukan dengan intensif. Namun, terdapat beberapa kebijakan yang membatasi akses data dan informasi, sehingga menimbulkan tantangan dalam pelaksanaan pengawasan. 2) Faktor Sumber Daya Manusia, dalam hal ini Pengawas Bawaslu masih sangat tidak seimbang dengan jumlah Pantarlih yang harus diawasi, dan juga 3) Faktor Masyarakat, dalam hal ini kesadaran masyarakat juga sangat mempengaruhi lancarnya proses pengawasan. Masih banyaknya masyarakat yang menganggap pemilihan Umum ini tidak penting sehingga lalai dalam mengakomodir dirinya sendiri untuk memberikan hak suaranya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bawaslu; Hak Suara; Pemilihan Umum.
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 13 Jan 2026 05:19
Last Modified: 13 Jan 2026 05:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52477

Actions (login required)

View Item
View Item