Analisis Kadar Dickkopf Related 1 dan Alpha-Fetoprotein Serum Pada Penderita Hepatocellular Carcinoma = Analysis of Serum Dickkopf Related Protein 1 And Alpha-Fetoprotein Levels in Patients With Hepatocellular Carcinoma


WIDIANTARA, ADE KURNIAWAN (2025) Analisis Kadar Dickkopf Related 1 dan Alpha-Fetoprotein Serum Pada Penderita Hepatocellular Carcinoma = Analysis of Serum Dickkopf Related Protein 1 And Alpha-Fetoprotein Levels in Patients With Hepatocellular Carcinoma. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C085212004-Cover.png

Download (67kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C085212004-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C085212004-dp(FILEminimizer).pdf

Download (253kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C085212004-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Hepatocellular carcinoma (HCC) merupakan kanker hati primer yang paling umum dengan angka kematian yang tinggi. Karena keterbatasan sensitivitas biomarker Alfa-Fetoprotein (AFP), terutama pada stadium awal, diperlukan penelitian mengenai kombinasi antara Alfa-Fetoprotein dan Dickkopf Related Protein 1 (DKK-1) yang berpotensi meningkatkan akurasi diagnosis. Hal ini menjadi semakin penting di Indonesia, mengingat data terkait masih belum tersedia.Tujuan. Menentukan kadar DKK-1 dan AFP pada pasien Hepatocelular carcinoma (HCC) berdasarkan tahapan Barcelona Clinic Liver Cancer (BCLC), serta mengevaluasi hubungan antara keduanya. Selain itu, menetapkan nilai ambang (cut-off) DKK-1 untuk setiap tahapan BCLC pada pasien HCC. Metode. Penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional dilakukan pada pasien Hepatocelular carcinoma (HCC) berdasarkan stadium BCLC di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Kadar AFP diperiksa menggunakan metode Chemiluminescent Microparticle Immunoassay (CMIA), sedangkan kadar DKK-1 diperiksa dengan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Spearman. Hasil. Mayoritas subjek berjenis kelamin laki-laki (83,8%) dengan usia terbanyak 56–65 tahun. Kadar median AFP dan DKK 1 meningkat signifikan seiring peningkatan stadium BCLC (p<0,001) dengan kadar tertinggi pada stadium BCLC D. Hubungan signifikan antara kadar AFP dan DKK 1 ditemukan pada stadium BCLC D (r=0,587; p = 0,013). Nilai cut-off DKK 1 optimal untuk stadium BCLC D sebesar 0,595 ng/mL dengan sensitivitas 100 % dan spesifisitas 99,3 %.Kesimpulan. Terdapat peningkatan kadar AFP dan DKK 1 seiring tingginya stadium HCC. Hubungan signifikan antar kedua biomarker bermakna pada stadium lanjut (BCLC D), sedangkan pada stadium awal hingga menengah hubungan tidak bermakna.DKK 1 berpotensi sebagai biomarker pendukung untuk menilai stadium lanjut HCC.

Keyword : Hepatocellular Carcinoma, Dickkopf Related Protein 1 (DKK 1), Alpha-Fetoprotein (AFP), Barcelona Clinic Liver Cancer (BCLC).

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Hepatocellular carcinoma, Dickkopf Related Protein 1 (DKK 1), Alpha-Fetoprotein (AFP), Barcelona Clinic Liver Cancer (BCLC).
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 12 Jan 2026 06:55
Last Modified: 12 Jan 2026 06:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52463

Actions (login required)

View Item
View Item