Analisa Kadar Imunoglobulin E (Ige) Dan Interleukin-5 (IL-5) Berdasarkan Derajat Allergic Transfusion Reaction (ATR) = Analysis of Immunoglobulin E (IgE) and Interleukin-5 (IL-5) Levels Based On The Degree Of Allergic Transfusion Reaction (ATR)


NURFIANI, NURFIANI (2025) Analisa Kadar Imunoglobulin E (Ige) Dan Interleukin-5 (IL-5) Berdasarkan Derajat Allergic Transfusion Reaction (ATR) = Analysis of Immunoglobulin E (IgE) and Interleukin-5 (IL-5) Levels Based On The Degree Of Allergic Transfusion Reaction (ATR). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C085212003-Cover.png

Download (114kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C085212003-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (437kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C085212003-dp(FILEminimizer).pdf

Download (215kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C085212003-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 24 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Reaksi transfusi alergi (Allergic Transfusion Reaction/ATR) merupakan salah satu efek samping transfusi darah yang paling sering terjadi dan dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat, mulai dari urtikaria hingga reaksi anafilaksis. Salah satu mekanisme imunologi yang terlibat adalah aktivasi sel mast dan eosinofil melalui mediator seperti Imunoglobulin E (IgE) dan Interleukin-5 (IL-5). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ATR terhadap kadar IgE dan IL-5 pada pasien yang menerima transfusi darah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross sectional dengan total 44 pasien penerima transfusi darah di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, yang dibagi dalam tiga kelompok: ATR minor, ATR mayor, dan kontrol. Sampel darah diambil sebelum dan sesudah transfusi untuk diukur kadar IgE dan IL-5 menggunakan metode ELISA. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan korelasi Spearman. Hasil: Terdapat peningkatan kadar IL-5 yang bermakna secara statistik pada kelompok ATR berat (mayor) dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0,05). Kadar IgE juga meningkat, namun perbedaannya tidak signifikan antar kelompok. Tidak ditemukan korelasi bermakna antara kadar IgE dan IL-5 baik sebelum maupun sesudah transfusi. Kesimpulan: Ditemukan peningkatan kadar IgE signifikan secara statistik pada semua kelompok (ATR minor dan ATR mayor). Ditemukan Kadar IL-5 meningkat paling tinggi pada ATR mayor, namun peningkatan ini tidak signifikan secara statistik. Tidak ditemukan korelasi antara kadar IgE dan IL-5, baik sebelum maupun sesudah transfusi, pada semua kelompok.

Kata kunci: allergic transfusion reaction, IgE, IL-5, reaksi alergi, transfusi darah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Allergic transfusion reaction, IgE, IL-5, allergic reaction, blood transfusion.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Mikrobiologi Klinik
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 12 Jan 2026 06:53
Last Modified: 12 Jan 2026 06:53
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52462

Actions (login required)

View Item
View Item