Profil Sosiodemografi Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kabupaten Maros = Sociodemographic Profile of Rabies Bite Cases in Maros District


NAZLIZA, ADENA HAZURA (2025) Profil Sosiodemografi Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kabupaten Maros = Sociodemographic Profile of Rabies Bite Cases in Maros District. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C031211080-Cover.jpg

Download (352kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C031211080-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (439kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C031211080-dp(FILEminimizer).pdf

Download (413kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C031211080-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 30 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Rabies merupakan penyakit zoonosis fatal yang ditularkan melalui gigitan hewan, terutama anjing. Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengalami peningkatan kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) dalam beberapa tahun terakhir, dengan 148 kasus pada 2022 dan 73 kasus hingga Mei 2023. Faktor sosiodemografi seperti usia, jenis kelamin, dan lokasi gigitan berperan penting dalam penyebaran Rabies, sehingga perlu dianalisis untuk pengendalian yang lebih efektif. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maros tahun 2019–2023. Data dikelompokkan berdasarkan usia, jenis kelamin, lokasi gigitan, jenis hewan, dan distribusi geografis, kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk mengidentifikasi pola dan tren. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus GHPR tidak berbeda cukup mencolok antara laki-laki dan perempuan, tetapi lebih dominan pada kelompok usia dewasa (19–60 tahun) dan anak-anak (5–9 tahun). Anjing menjadi hewan penular utama (85% kasus), dengan lokasi gigitan terbanyak di kaki (60%) dan lengan (25%). Kecamatan Cendrana, Mandai, dan Tompobulu mencatat kasus tertinggi, dengan peningkatan cukup mencolok pada 2023. Kesimpulan. Kasus GHPR di Kabupaten Maros dipengaruhi oleh interaksi manusia-hewan dan faktor sosiodemografi. Upaya pencegahan seperti vaksinasi hewan, edukasi masyarakat, dan surveilans aktif di wilayah risiko tinggi diperlukan untuk menekan penularan Rabies.

Keyword : Zoonis; Pencegahan; Epidemiolog.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Zoonism; Prevention; Epidemiology.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 12 Jan 2026 00:40
Last Modified: 12 Jan 2026 00:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52417

Actions (login required)

View Item
View Item