Kesehatan Mental Remaja Korban Kekerasan dalam Berpacaran di Kota Makassar = MENTAL HEALTH OF ADOLESCENT VICTIMS OF DATING VIOLENCE IN MAKASSAR CITY


BAHARUDDIN, NUR PRAMITA (2025) Kesehatan Mental Remaja Korban Kekerasan dalam Berpacaran di Kota Makassar = MENTAL HEALTH OF ADOLESCENT VICTIMS OF DATING VIOLENCE IN MAKASSAR CITY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
K012231037-LOGvVC7NIS5mfnUt-20250819141702.jpg

Download (346kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K012231037-1-2.pdf

Download (628kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
K012231037-dp.pdf

Download (554kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
K012231037-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 August 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

NUR PRAMITA BAHARUDDIN. Kesehatan Mental Remaja Korban Kekerasan dalam Berpacaran di Kota Makassar (dibimbing oleh Indra Fajarwati Ibnu dan Muhammad Arsyad) Latar Belakang. Remaja rentan mengalami toxic relationship karena belum memiliki kemampuan optimal dalam mengelola emosi. Hubungan yang seharusnya menjadi sumber dukungan justru dapat berubah menjadi sumber tekanan, terutama ketika mengandung unsur kekerasan. Kekerasan dalam pacaran dapat menjadi pemicu stres dan distres berkepanjangan, yang berdampak pada kesehatan mental secara keseluruhan. Tujuan. Untuk mendapatkan informasi mendalam tentang kesehatan mental remaja korban kekerasan dalam pacaran. Metode. Metode dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria remaja usia 18-24 tahun, pernah mengalami kekerasan dalam pacaran minimal selama 6 bulan dan bersedia menjadi informan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengisian kuesioner kesehatan mental MHC-SF untuk kebutuhan skrining. Analisis data menggunakan analisis deskriptif tematik. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kekerasan dalam pacaran yang dialami korban meliputi kekerasan fisik, kekerasan emosional, kekerasan ekonomi, kekerasan seksual, dan kekerasan pembatasan aktivitas. Selain itu, kondisi distres yang dialami korban mencakup distres emosional, distres kognitif, dan distres fisik. Kekerasan dalam pacaran berdampak pada kondisi emosional (kehilangan kebahagian, kepuasan hidup dan ketidakstabilan emosi), kondisi psikologis (rendahnya penerimaan diri, hilangnya kemandirian dalam mengambil keputusan, kesulitan dalam mengelola lingkungan, rendahnya pertumbuhan pribadi, kesulitan dalam menjalin relasi positif, hilangnya tujuan hidup dan masa depan), serta kondisi sosial (rendahnya integrasi sosial, penerimaan sosial, kontribusi sosial, aktualisasi sosial, dan kohesi sosial). Kesimpulan. Kekerasan dalam pacaran pada remaja memicu distres psikologis yang berdampak pada kesehatan mental. Oleh karena itu, diperlukan program pencegahan berbasis sekolah dan pendampingan psikologis untuk korban.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Toxic Relationship, Kekerasan dalam Pacaran, Distres Psikologis, Kesehatan Mental, Remaja.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 09 Jan 2026 02:44
Last Modified: 09 Jan 2026 02:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52392

Actions (login required)

View Item
View Item