SURACHMO, ISWANTI (2025) Pemilihan Pertolongan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat provinsi Maluku = Factors Influencing the Selection of Delivery Assistance in the Kairatu Health Center Working Area, West Seram Regency, Indonesia. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K012231027-egqJtmE8ASX3GF2x-20250819141642.jpg
Download (381kB) | Preview
K012231027-1-2.pdf
Download (600kB)
K012231027-dp.pdf
Download (215kB)
K012231027-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 July 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
ISWANTI SURACHMO. Pemilihan Pertolongan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat,Provinsi Maluku (dibimbing oleh Shanti Riskiyani dan Indra Fajarwati). Latar Belakang. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan, termasuk di Kabupaten Seram Bagian Barat. Upaya Pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut yaitu menetapkan pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan serta pertolongan persalinan dilakukan oleh tenaga kesehatan (dokter/bidan). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam terkait keputusan ibu dalam pemilihan pertolongan persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kairatu. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling teridiri dari 16 informan yaitu 6 ibu pasca persalinan, 6 keluarga ibu pasca persalinan dan 4 tenaga penolong persalinan (bidan dan dukun bayi). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara. Data di analisis menggunakan analisis tematik. Hasil. Berdasarkan hasil wawancara di dapatkan keputusan pemilihan pertolongan persalinan dipengaruhi oleh persepsi ibu terhadap penolong persalinan, Ibu pasca persalinan yang memiliki persepsi positif terhadap penolong persalinan baik bidan maupun dukun bayi berpeluang lebih besar untuk memilih di tolong kembali oleh bidan ataupun dukun bayi tersebut. Dukungan keluarga berasal dari ibu kandung, mertua, dan suami, yang berupa penerimaan apabila tenaga penolong persalinan adalah bidan yaitu mengikuti kemauan ibu, serta berupa kesepakatan bersama apabila tenaga penolong persalinan adalah dukun bayi karena sudah menjadi tradisi turun temurun dalam keluarga. Tidak ada tradisi tertentu akan tetapi lebih ke kepercayaan terhadap tenaga penolong persalinan baik bidan maupun dukun bayi, dan pembiyaan tidak ditentukan tarif tertentu jika persalinannya di tolong oleh dukun bayi, Serta keterjangkauan fasilitas kesehatan merupakan salah satu alasan ibu pasca persalinan memilih melakukan persalinan di rumah karena rumah mereka dekat dengan dukun bayi. Kesimpulan. Persepsi ibu terhadap tenaga penolong persalinan, dukungan keluarga, kepercayaan, pembiayaan, dan keterjangkauan fasilitas Kesehatan sangat berperan terhadap keputusan pemilihan pertolongan persalinan. Penelitian ini merekomendasikan perlu adanya regulasi kebijakan dari Puskesmas Kairatu untuk mendorong ibu bersalin di fasilitas Kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pertolongan persalinan, persepsi, budaya, dukungan keluarga, Puskesmas Kairatu |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 02:00 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 02:00 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52383 |
