Kontribusi Job Crafting Terhadap Work Engagement Pada Generasi Z = The Contribution of Job Crafting to Work Engagement among Generation Z


AMALIA, MIA (2025) Kontribusi Job Crafting Terhadap Work Engagement Pada Generasi Z = The Contribution of Job Crafting to Work Engagement among Generation Z. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C021211061-Cover.jpg

Download (320kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C021211061-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (235kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C021211061-dp(FILEminimizer).pdf

Download (157kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C021211061-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 6 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

MIA AMALIA. Kontribusi job crafting terhadap work engagement pada generasi z (dibimbing oleh Ibu Rezky Ariany Aras, S.Psi., M.Psi., Psikolog). Latar Belakang. Era industri 4.0 menuntut pekerja, khususnya Generasi Z, untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan tekanan kerja. Tantangan ini dapat memengaruhi tingkat keterlibatan kerja (work engagement). Teori Job Demands-Resources (JD-R) menjelaskan bahwa keseimbangan antara tuntutan kerja dan sumber daya menentukan kesejahteraan kerja dan menjadi cara bagi pekerja menyesuaikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kontribusi job crafting terhadap work engagement pada Generasi Z. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kontribusi job crafting terhadap work engagement pada generasi z. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan cross sectional survey design yang melibatkan 134 partisipan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan dua instrumen skala Likert yang terdiri dari Utrecht Work Engagement Scale (UWES) 9 item version, dan Job Crafting Scale. Hasil. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa job crafting berkontribusi positif dan signifikan terhadap work engagement (β = 0,43; p < 0,001) dengan nilai R² sebesar 0,36. Selanjutnya, hasil analisis regresi berganda dengan model hierarkikal menunjukkan bahwa dimensi-dimensi job crafting, yaitu increasing structural job resources, increasing social job resources, dan increasing challenging job demands berkontribusi signifikan terhadap work engagement. Model akhir menunjukkan nilai R² sebesar 0,45, di mana dimensi increasing structural job resources (β = 0,34; p < 0,001), increasing social job resources (β = 0,27; p < 0,001), dan increasing challenging job demands (β = 0,20; p < 0,05) merupakan prediktor signifikan terhadap work engagement, sedangkan decreasing hindering job demands tidak menunjukkan kontribusi signifikan dalam model akhir. Kesimpulan. Hasil ini memperkuat bahwa strategi job crafting yang bersifat proaktif memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan kerja pada generasi Z.

Keyword : Job Crafting; Work Engagement; Pekerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Job Crafting; Work Engagement; Employees.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 08 Jan 2026 02:50
Last Modified: 08 Jan 2026 02:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52353

Actions (login required)

View Item
View Item