TUTUPAN DASAR DAN KONDISI TERUMBU KARANG DI PERAIRAN KODINGARENG KEKE: KAITANNYA DENGAN AKTIVITAS WISATA = Coral Reef Benthic Cover and Condition in the Waters of Kodingareng Keke: Its Relationship with Tourism Activities


RUSLAN, RUSYDA QADRIANI (2025) TUTUPAN DASAR DAN KONDISI TERUMBU KARANG DI PERAIRAN KODINGARENG KEKE: KAITANNYA DENGAN AKTIVITAS WISATA = Coral Reef Benthic Cover and Condition in the Waters of Kodingareng Keke: Its Relationship with Tourism Activities. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011181022-NbQsqIE6O3BTKHFu-20250731145956.jpg

Download (39kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011181022-1-2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011181022-dp.pdf

Download (915kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L011181022-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

RUYDA QADRIANI RUSLAN. Tutupan Dasar dan Kondisi Terumbu Karang di Perairan Kodingareng Keke: Kitannya dengan Aktivitas Wisata (dibimbing oleh Dr. Ahmad Bahar, S.T., M.Si. dan Prof. Dr. Ir. Chair Rani, M.Si. Ekosistem terumbu karang secara umum telah diketahui manfaat dan keindahannya, Pulau Kodingareng Keke menjadi salah satu pulau wisata yang memiliki keindahan itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan dasar dan kondisi terumbu karang serta dampak aktivitas wisata terhadap kerusakan terumbu karang di perairan Pulau Kodingareng Keke, Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Line Intercept Transect (LIT) untuk mengamati tutupan dasar dan metode kuadran untuk mengidentifikasi kerusakan akibat aktivitas fisik wisatawan seperti fins kick, sit-stand kneel, dan silting. Data diperoleh dari lima stasiun pengamatan dengan dua kedalaman (3–5 m dan 7–9 m), serta dilengkapi dengan kuesioner kepada pengunjung. Tutupan dasar didominasi oleh kategori abiotik (pecahan karang, pasir, batu) dengan kisaran 43,9%–71,7%. Tutupan karang hidup berkisar antara 14,1% hingga 46,8% yang termasuk dalam kategori rusak hingga sedang. Dari total 210 plot pengamatan, sekitar 35,2% menunjukkan kerusakan akibat aktivitas wisata, dengan kerusakan tertinggi disebabkan oleh fins kick (20%), diikuti oleh sit-stand-kneel dan silting (masing-masing 7,6%). Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas wisata, khususnya snorkeling, berkontribusi signifikan terhadap kerusakan fisik terumbu karang. Diperlukan pengelolaan wisata yang berkelanjutan dan peningkatan edukasi kepada wisatawan untuk melindungi ekosistem terumbu karang di Pulau Kodingareng Keke.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: terumbu karang; wisata bahari; kerusakan fisik; Kodingareng Keke; LIT; konservasi.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 08 Jan 2026 00:37
Last Modified: 08 Jan 2026 00:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52312

Actions (login required)

View Item
View Item