Faktor yang Berhubungan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Tahun 2025 = Factors Associated with the Implementation of the Healthy Living Community Movement (GERMAS) in Enrekang District, Enrekang Regency, 2025


SAFITRI, NUR FADILA (2025) Faktor yang Berhubungan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Tahun 2025 = Factors Associated with the Implementation of the Healthy Living Community Movement (GERMAS) in Enrekang District, Enrekang Regency, 2025. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
K011211251-rsJgKWGyEqfdIBL8-20250807224812.jpg

Download (297kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K011211251-1-2.pdf

Download (479kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
K011211251-dp.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
K011211251-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan mendorong kemajuan bangsa. Indonesia menghadapi tantangan kesehatan, terutama pergeseran penyakit menular ke Penyakit Tidak Menular (PTM), yang kini menjadi penyebab utama kematian global. WHO (2023) mencatat PTM menyumbang 74% dari total kematian dunia. Sebagai upaya pencegahan, pemerintah mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) guna membudayakan pola hidup sehat, meningkatkan produktivitas, serta menekan biaya kesehatan. Berdasarkan survei awal yang dilakukan di Kecamatan Enrekang menunjukkan bahwa dari 15 responden, hanya 4 orang yang menjalankan GERMAS. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan GERMAS di Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 370 responden dipilih secara proporsional dengan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil analisis menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara variabel sikap (p = 0,001), informasi kesehatan (p = 0,000), dan peran tenaga kesehatan (p = 0,000) terhadap pelaksanaan GERMAS. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara peran tokoh masyarakat dengan GERMAS (p = 0,897). Kesimpulan: Sikap, informasi kesehatan, dan peran tenaga kesehatan berhubungan dengan pelaksanaan GERMAS, sedangkan peran tokoh masyarakat tidak menunjukkan hubungan signifikan. Diharapkan pemerintah dan tenaga kesehatan dapat memperkuat edukasi melalui penyuluhan dan kampanye hidup sehat yang berkelanjutan. Selain itu, tokoh masyarakat perlu dilibatkan lebih aktif sebagai panutan dan penyampai pesan kesehatan dalam kegiatan sosial dan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam GERMAS.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: GERMAS, Penyakit Tidak Menular, Sikap, Informasi Kesehatan, Peran Tenaga Kesehatan, Peran Tokoh Masyarakat.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 06 Jan 2026 01:45
Last Modified: 06 Jan 2026 01:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52209

Actions (login required)

View Item
View Item