ISRAN, AQILAH LUTHFIYYAH (2025) HUBUNGAN KUALITAS FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOISIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANTANG PERUMNAS MAKASSAR = The Relationship between the Physical Quality of the House and the Incidence of Tuberculosis in the Antang Perumnas Makassar Health Center Working Area. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K011211230-F9fCIw0ZhEMSWleB-20250819143509.jpg
Download (315kB) | Preview
K011211230-1-2.pdf
Download (696kB)
K011211230-dp.pdf
Download (216kB)
K011211230-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 August 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Dalam lima tahun terakhir, kasus tuberkulosis paru di Puskesmas Antang Perumnas terus meningkat, di mana mayoritas pasien tinggal di area rawan banjir dengan kualitas fisik rumah yang berpotensi mendukung perkembangan Mycobacterium tuberculosis. Tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas fisik rumah dengan kejadian Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas tahun 2024. Metode. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian case control. Penelitian ini dilakukan sejak April 2025 – Mei 2025 di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas dengan sampel penelitian berjumlah 114 responden yang dipilih menggunakan Teknik total sampling untuk kelompok kasus dan purposive sampling untuk kelompok kontrol, dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran lingkungan fisik rumah (Kepadatan hunian, pencahayaan, kelembapan, suhu, dan luas ventilasi) menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Univariat, uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test, serta uji Regresi Logistik. Hasil. Berdasarkan uji Univariat didapatkan sebagain besar responden memiliki kondisi fisik rumah dengan kelembaban yang tinggi (mean: 79%), pencahayaan yang kurang (mean: 39lux), dan luas ventilasi yang kurang (mean: 2,15m2). Berdasarkan uji Chi-Square dan uji Fisher’s Exact Test didapatkan bahwa terdapat hubungan pencahayaan rumah (OR= 88,4), kelembapan rumah (OR= 25,846), luas ventilasi rumah (OR= 13,391) dengan kejadian TBC Paru di wilaya kerja Puskesmas Antang Perumnas, dan tidak terdapat hubungan kepadatan hunian (OR= 5,385) dan suhu rumah (OR= 7,840) dengan kejadian TBC Paru di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas. Berdasarkan uji Regresi Logistik faktor yang paling berhubungan secara signifikan dengan kejadian TBC Paru di wilayah kerja Puskesmas Antang perumnas adalah pencahayaan rumah dan suhu rumah. Kesimpulan. Pencahayaan rumah, kelembapan rumah, dan luas ventilasi rumah memiliki hubungan dengan kejadian TBC Paru di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas. Adapun kepadatan hunian rumah dan suhu rumah tidak memiliki hubungan dengan kejadian TBC Paru di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas. Pencahayaan dan suhu rumah memiliki hubungan signifikan dengan kejadian TBC Paru di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Kualitas fisik rumah, Puskesmas Antang Perumnas |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 00:32 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 00:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52198 |
