IKRAN, IKRAN (2025) Kadar SGOT, SGPT, dan Alkaline Phospate Pedet Sapi Perah Friesian Holstein dengan Pemberian Berbagai Jenis Fodder = Levels of SGOT, SGPT, and Alkaline Phosphate of Friesian Holstein Dairy Calves Feeding Different Types of Fodder. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
I011211147-Cover.jpg
Download (126kB) | Preview
I011211147-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (198kB)
I011211147-dp(FILEminimizer).pdf
Download (140kB)
I011211147-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2027.
Download (870kB)
Abstract (Abstrak)
Manajemen pakan pada pedet salah satunya adalah pemberian pakan yang sesuai dengan kondisi rumen yang belum terbentuk sempurna. Salah satu aspek penting dalam manajemen pakan adalah memilih pakan yang rendah serat kasar (SK) dan mudah dicerna oleh pedet untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Pemberian fodder sebagai hijauan pemula bagi pedet dapat menjadi alternatif selain rumput gajah (Pennisetum purpureum). Rumput gajah ini memiliki SK tinggi dan sulit dicerna oleh sistem pencernaan pedet yang belum sempurna. Sehingga, fodder adalah pakan hijauan yang diberikan kepada ternak untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Pengukuran kadar Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT), Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT), dan Alkaline Phosphatase (ALP) dapat digunakan untuk menilai dampak fodder terhadap kesehatan hati pedet. Jika fodder menyebabkan peningkatan signifikan pada enzim-enzim ini, maka dapat diindikasikan kerusakan pada organ hati pedet. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar SGOT, SGPT, dan ALP pada pedet sapi perah Friesian Holstein (FH) dengan pemberian berbagai jenis fodder. Penelitian ini menggunakan rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu rumput gajah (P0) dan berbagai jenis fodder yakni jagung kuning (Zea mays L.) (P1), sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) (P2), dan padi (Oryza sativa) (P3). Pengambilan sampel darah dilakukan 4 kali, yaitu pada setiap hari ke-10 per periode, untuk mengukur kadar SGOT, SGPT, dan ALP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis fodder pada pedet sapi perah FH tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar SGOT, SGPT, dan ALP. Pemberian berbagai jenis fodder dapat memperbaiki kinerja fungsi hati pedet sapi perah FH, yang ditandai dengan normalnya kadar SGOT, SGPT, dan ALP. Dengan demikian, fodder dapat dijadikan alternatif hijauan pemula rendah SK bagi pedet.
Keyword : Fodder, Hati, SGOT, SGPT, Alkaline Phospate.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fodder, Liver, SGOT, SGPT, Alkaline Phosphate. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Peternakan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 06:50 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 06:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52185 |
