KONDISI DAN STOK KARBON PADANG LAMUN DI PULAU SANROBENGI KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN = . Condition and Carbon Stock of Seagrass Meadows on Sanrobengi Island, Galesong District, Takalar Regency, South Sulawesi


ALTAGRACIA, ELVIRA (2025) KONDISI DAN STOK KARBON PADANG LAMUN DI PULAU SANROBENGI KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN = . Condition and Carbon Stock of Seagrass Meadows on Sanrobengi Island, Galesong District, Takalar Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211025-pgiOHKB8y4th10d6-20250820160518.jpg

Download (268kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011211025-1-2.pdf

Download (710kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211025-dp.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of Fullyext] Text (Fullyext)
L011211025-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Salah satu ekosistem pesisir yang mempunyai potensi sebagai penyerap karbon biru (blue carbon) adalah padang lamun sehingga bisa menjadi mitigasi terhadap pemanasan global. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kondisi padang lamun, menganalisis kandungan karbon jenis lamun dan stok karbon padang lamun serta menganalisis hubungan parameter lingkungan dengan kondisi padang lamun, kandungan dan stok karbon padang lamun. Pengumpulan data kondisi padang lamun, kandungan dan stok karbon, serta parameter lingkungan dilakukan dari Februari hingga Maret 2025. Kondisi lamun diamati menggunakan plot berukuran 50cm x 50cm. Biomassa lamun menggunakan metode pengeringan, sementara kandungan karbon menggunakan metode Loss of Ignition. Hasil penelitian menunjukkan adanya 2 jenis lamun yaitu Enhalus acoroides dan Cymodocea rotundata dengan variasi distribusi lamun antar stasiun. Rata-rata kerapatan lamun berkisar 38-108 teg/m². Persentase tutupan lamun berkisar antara 10-31%, termasuk kategori miskin. Biomassa lamun berkisar antara 183,5-330,1g/m². Biomassa E.acoroides lebih tinggi dibandingkan C. rotundata. Biomassa bagian bawah lebih tinggi daripada bagian atas di semua stasiun. Kandungan karbon lamun berkisar 6,54 – 50,52%. Rata-rata stok karbon lamun berkisar 80,54-141,16 gC/m². Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu (32-33°C), salinitas (30-32 ppt), pH (7,80-8,32), kekeruhan (0,10-1,25 NTU), dan kecepatan arus (0,02-0,22 m/detik). Analisis korelasi menunjukkan bahwa salinitas dan kecepatan arus berkorelasi kuat dengan persentase tutupan, sedangkan kekeruhan memiliki korelasi kuat dengan stok karbon. Relatif tingginya stok karbon di Pulau Sanrobengi berimplikasi pada perannya pentingnya sebagai mitigasi terhadap pemanasan global.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Biomassa, Lamun, Parameter, Stok karbon
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 05 Jan 2026 00:47
Last Modified: 05 Jan 2026 00:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52134

Actions (login required)

View Item
View Item