FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA PETANI BAWANG DI DESA DULANG KECAMATAN MALUA KABUPATEN ENREKANG = FACTORS RELATED TO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) COMPLAINTS IN ONION FARMERS IN DULANG VILLAGE, MALUA DISTRICT, ENREKANG REGENCY


AZ ZAHRA, AINI NADIA (2025) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA PETANI BAWANG DI DESA DULANG KECAMATAN MALUA KABUPATEN ENREKANG = FACTORS RELATED TO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) COMPLAINTS IN ONION FARMERS IN DULANG VILLAGE, MALUA DISTRICT, ENREKANG REGENCY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
K011211079-fPGKdHaFB9UV5h7Q-20250819070931.jpg

Download (362kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K011211079-1-2.pdf

Download (311kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
K011211079-dp.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
K011211079-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 August 2027.

Download (925kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Aktivitas dalam pembudidayaan bawang merah melibatkan serangkaian tahapan kerja yang cukup kompleks, dan setiap tahapnya berpotensi menimbulkan bahaya yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja (PAK), seperti gangguan muskuloskeletal (MSDs). Kondisi ini terlihat pada petani bawang di Desa Dulang Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) pada petani bawang di Desa Dulang, Kecamatan Malua, Kabupaten Enrekang. Metode. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Prosedur pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel 98 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner karakteristik individu dan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan pengukuran postur kerja dengan metode REBA menggunakan aplikasi Ergofellow Type 3.0. Hasil. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat 59,2% yang termasuk dalam kategori keluhan MSDs tinggi. Umur (p = 0,012), dan masa kerja (p = 0,000), dan postur kerja (p = 0,022) memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan MSDs. Sedangkan jenis kelamin (p = 0,767), Indeks Massa Tubuh (IMT) (p = 0,852), dan lama kerja (p = 0,891) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan MSDs. Kesimpulan. Petani sebaiknya memperhatikan posisi kerja saat melakukan aktivitas pembudidayaan bawang merah, seperti menghindari posisi membungkuk terlalu lama serta memberikan waktu istirahat yang cukup di sela-sela pekerjaannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Musculoskeletal disorders (MSDs), Petani
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 02 Jan 2026 04:47
Last Modified: 02 Jan 2026 04:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52098

Actions (login required)

View Item
View Item