RHECILIAPIANI, RHECILIAPIANI (2025) Analisis Shear Zone Pada Batuan Dasar Profil Nikel Laterit Menggunakan Metode Electrical Resistivity Tomography di PT. Vale IGP Pomalaa = Shear Zone Analysis on Laterite Nickel Profile Bedrock Using Electrical Resistivity Tomography Method at PT Vale IGP Pomalaa. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H061211025-Cover.jpg
Download (817kB) | Preview
H061211025-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (1MB)
H061211025-dp(FILEminimizer).pdf
Download (306kB)
H061211025-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 30 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Nikel Laterite merupakan batuan ultramafik yang mengalami pelapukan dan pengayaan sehingga kaya akan sumber daya mineral. Nikel laterit ini banyak ditemukan di Indonesia, salah satunya di Sulawesi Tenggara. Dalam eksplorasi dan penambangan nikel laterit, pemahaman tentang kondisi geologi, khususnya struktur batuan dasar (bedrock), sangat penting. Struktur yang signifikan adalah patahan atau sesar, yang menyebabkan deformasi akibat tekanan dan gesekan, yang disebut sebagai shear zone. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi shear zone pada batuan dasar dalam profil nikel laterit berdasarkan nilai resistivitas yang diperoleh dari data bor, serta menganalisis pengaruh keberadaan shear zone terhadap ketebalan lapisan saprolite. Pengolahan data Electrical Resistivity Tomography (ERT) menghasilkan penampang resistivitas dan dikorelasikan dengan data bor untuk menginterpretasi batas lapisan nikel laterit. Dilakukan analisis untuk menentukan batas lapisan limonite, saprolite, dan bedrock, serta mengidentifikasi shear zone dan pengaruhnya terhadap ketebalan lapisan saprolite. Hasil interpretasi menunjukkan nilai resistivitas untuk zona limonit (260 Ωm-570 Ωm), zona saprolit (50 Ωm-130 Ωm), dan zona bedrock (≥410 Ωm). Nilai resistivitas pada shear zone berkisar antara 50 Ωm-105 Ωm di lapisan bedrock. Data bor menunjukkan ketebalan saprolite di area shear zone rata-rata 7,35 meter, sedangkan di area non-shear zone 6,98 meter. Sedangkan Data ERT menunjukkan ketebalan saprolite di area shear zone rata-rata 7,98 meter, sedangkan di area non-shear zone 6,44 meter. Penelitian ini mengindikasikan bahwa keberadaan shear zone cenderung meningkatkan ketebalan lapisan saprolite.
Keyword : ERT, Nikel Laterit, Shear Zone, Data Bor, Resistivitas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ERT, Nickel Laterite, Shear Zone, Drill Data, Resistivity. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 01:49 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 01:49 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52070 |
