SALSABILA, NURUL (2025) IDENTIFIKASI KEBERADAAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN DATA 2D ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) DAN DRIIL HOLE: STUDI KASUS DI DAERAH “NS” PT. VALE INDONESIA = Identification of the Presence of Subsurface Structure Based on 2D Electrical Resistivity Tomography (ERT) and Driil Hole Data: Case Study in “NS” Area PT. Vale Indonesia. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
H061201070-tlLYFNf20xiT8Vus-20250516172647.jpg
Download (517kB) | Preview
H061201070-1-2.pdf
Download (4MB)
H061201070-DP.pdf
Download (313kB)
H061201070-FULLL.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 March 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
NURUL SALSABILA. Identifikasi Keberadaan Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Data 2d Electrical Resistivity Tomography (Ert) Dan Driil Hole: Studi Kasus Di Daerah “Ns” Pt. Vale Indonesia (dibimbing oleh Syamsuddin, S.Si, M.T) Daerah “NS” PT. Vale Indonesia memiliki potensi sumber daya nikel laterit yang signifikan. Identifikasi struktur bawah permukaan sangat penting untuk menentukan penyebaran dan ketebalan endapan nikel laterit, yang dipengaruhi oleh faktor geologi, seperti sesar dan rekahan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan batas profil nikel laterit dan mengidentifikasi struktur bawah permukaan menggunakan metode 2D Electrical Resistivity Tomography (ERT) yang dikombinasikan dengan data bor (drill hole). Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi akuisisi data ERT dengan konfigurasi gradient pada 19 lintasan, serta analisis data bor yang terdiri dari 445 titik pengeboran. Data yang diperoleh kemudian diolah untuk mendapatkan penampang resistivitas 2D serta melakukan interpretasi terhadap struktur bawah permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas lapisan nikel laterit dapat dikategorikan menjadi tiga zona utama berdasarkan nilai resistivitas, yaitu zona limonit (resistivitas tinggi, 300-800 Ωm), zona saprolit (resistivitas sedang, 50-300 Ωm), dan zona bedrock (resistivitas sangat tinggi, >300 Ωm). Struktur bawah permukaan, seperti sesar dan rekahan, teridentifikasi dengan nilai resistivitas yang lebih rendah akibat keberadaan air dalam rekahan batuan dasar. Interpretasi juga mengungkap adanya hubungan antara zona yang terpengaruh oleh struktur dengan distribusi mineralisasi nikel laterit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode ERT dapat mengidentifikasi struktur bawah permukaan secara efektif, serta memberikan gambaran mengenai penyebaran zona nikel laterit. Penelitian ini bermanfaat dalam eksplorasi sumber daya mineral, membantu optimasi perencanaan penambangan, serta mengurangi risiko dalam kegiatan eksploitasi nikel laterit.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Electrical Resistivity Tomography (ERT), Nikel Laterit, Struktur Bawah Permukaan, Resistivitas, Drill Hole. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 02:23 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 02:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52036 |
