PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KEPITING Scylla spp. DAN BIJI ASAM JAWA Tamarindus indica L. SEBAGAI BIOKOAGULAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR LIMBAH INDUSTRI KIMA = Utilization of Scylla spp. crab shell waste and tamarind seeds Tamarindus indica L. as biocoagulants to improve the quality of KIMA industrial wastewater


DULLAH, NURANI PUTRI MAHMUDAH (2025) PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KEPITING Scylla spp. DAN BIJI ASAM JAWA Tamarindus indica L. SEBAGAI BIOKOAGULAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR LIMBAH INDUSTRI KIMA = Utilization of Scylla spp. crab shell waste and tamarind seeds Tamarindus indica L. as biocoagulants to improve the quality of KIMA industrial wastewater. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H041211019-Cover.jpg

Download (394kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H041211019-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (316kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H041211019-dp(FILEminimizer).pdf

Download (207kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H041211019-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 9 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

NURANI PUTRI MAHMUDAH DULLAH. Pemanfaatan limbah cangkang kepiting Scylla spp. dan biji asam jawa Tamarindus indica L. sebagai biokoagulan untuk meningkatkan kualitas air limbah industri KIMA (dibimbing oleh Prof. Dr. Ambeng, M.Si). Latar Belakang. Air limbah industri mengandung polutan berbahaya yang mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia, sehingga diperlukan solusi ramah lingkungan seperti biokoagulan alami. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kombinasi bahan limbah cangkang kepiting dan biji asam jawa sebagai biokoagulan dalam meningkatkan kualitas air limbah industri. Metode. Penelitian ini meliputi pembuatan kitosan dari cangkang kepiting dan ekstrak biji asam jawa, proses koagulasi-flokulasi, analisis parameter air limbah (pH, TSS, COD, dan BOD), serta pengukuran efisiensi penurunannya. Hasil. karakteristik awal air limbah KIMA adalah pH 6,62; TSS 225 mg/L; BOD 3,97 mg/L; dan COD 982,11 mg/L. Setelah perlakuan, terjadi penurunan signifikan pada beberapa parameter: TSS turun hingga 105 mg/L (perlakuan A2 dan A10), COD menurun hingga 310,32 mg/L (A4), dan BOD mencapai 0 mg/L pada perlakuan biji asam jawa. Perubahan pH tetap berada dalam ambang baku mutu pada perlakuan biji asam jawa, dengan kombinasi kitosan dan PAC menunjukkan perubahan dibawah baku mutu. Kesimpulan. Kombinasi limbah cangkang kepiting dan biji asam jawa sebagai biokoagulan mampu meningkatkan kualitas air limbah industri, namun efektivitasnya masih di bawah penggunaan biji asam jawa secara Tunggal, sehingga berpotensi besar sebagai biokoagulan alternatif yang ramah lingkungan dan aplikatif.

Kata kunci: biokoagulan; limbah industri; kitosan; biji asam jawa, koagulasi-flokulasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Biocoagulant, industrial wastewater, chitosan, tamarind seed, coagulation-flocculation.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 24 Dec 2025 07:00
Last Modified: 24 Dec 2025 07:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51981

Actions (login required)

View Item
View Item