SOLIKHAH, MOHDOTUL DZURIYAH (2025) Ekstraksi dan Karakterisasi Silika dari Abu Serai Dapur (Cymbopogon citratus) sebagai Inhibitor Korosi pada Baja Karbon St-37 = Extraction and Characterization of Silica from Lemongrass (Cymbopogon citratus) as a Corrosion Inhibitor for St-37 Carbon Steel. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H031211086-Cover.jpg
Download (271kB) | Preview
H031211086-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (243kB)
H031211086-dp(FILEminimizer).pdf
Download (219kB)
H031211086-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 12 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Baja karbon memiliki ketahanan korosi yang rendah karena adanya proses degradasi material akibat adanya proses reaksi kimia dengan lingkungan sekitarnya. Penggunaan inhibitor berbahan silikat dapat memperlambat proses korosi. Ekstrak abu serai dapur yang berupa silikat dapat digunakan sebagai ihibitor korosi. Tujuan. Mengekstraksi dan mengkarekterisasi silika dari abu serai dapur serta pengaplikasiannya sebagai inhibitor pada baja karbon St-37. Metode. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yakni: 1) mengekstraksi silika dari abu serai dapur menjadi natrium silikat dengan menggunakan NaOH; 2) mengkarakterisasi silika hasil ekstraksi menggunakan FTIR dan XRF; dan 3) pengaplikasian inhibitor pada baja karbon St-37 pada media akuades, air laut, dan asam asetat dengan variasi konsentrasi 10, 20, 30, dan 40 ppm dengan perendaman 4, 8, dan 12 hari. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa rendemen silika yang diperoleh sebesar 40,596%. Efektivitas inhbitor pada media perendaman terhadap laju korosi berturut-turut yaitu asam asetat 92,89%, akuades 85,24%, dan air laut 83,38%. Konsentrasi optimum natrium silikat dari ekstrak abu serai dapur yaitu 30 ppm. Hasil karakterisasi silika hasil esktraksi membuktikan adanya gugus silanol (Si-OH) dan siloksan (Si-O-Si) pada bilangan gelombang 3442,29 cm-1 dan 1029,99 cm-1. Karakterisasi dengan XRF diperoleh kandungan SiO2 dalam natrium silikat abu serai dapur sebesar 85,37%. Morfologi permukaan baja dengan karakterisasi SEM menunjukkan bahwa baja karbon dengan penambahan inhibitor 30 ppm dalam perendaman asam asetat memiliki permukaan yang lebih rata dan rongga lebih kecil sehingga menandakan rendahnya laju korosi. Kesimpulan. Serai dapur memiliki kandungan silika yang dapat dijadikan sebagai inhibitor korosi pada karbon St-37.
Kata kunci: abu serai dapur; baja karbon St-37; inhibitor natrium silikat; korosi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | carbon steel St-37; corrosion; lemongrass; sodium silicate inhibitor. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 07:18 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 07:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51969 |
